Uji Publik Re Branding Baru "Jogja New Harmony" Di Atrium Plaza Ambarukmo

Rabu, 29 Oktober 2014

YOGYAKARTA (28/10/2014) Portal.jogjaprov.go.id. Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengharapkan urun rembug logo baru Jogja atau uji publik terhadap rencana penggantian branding Jogja Never ending Asia dengan Branding baru dapat memberikan kontribusi pemikiran alternatif agar kemudian pihak Markplus dapat mengembangkan dalam bentuk grafis yang pas sesuai dengan karakteristik warga Jogjakarta, karena logo menggambarkan kota helix yang memberikan image yang khas dan unik bagi Jogjakarta yang berkesesuaian, akuntabel sekaligus mempresentasikannya menjadi branding dalam bentuk logo-logo Kabupaten/kota sebagai satu kesatuan. Ruh jogja harus dipertahankan.

Harapan Sultan tersebut disampaikan sore petang (Selasa,27/10) di Atrium Plaza Ambraukmo Jln. Solo, Yogyakarta pada urun rembug pembuatan branding baru Jogjakarta yang diselenggarakan Bappeda DIY, kerjasama dengan Markplus pimpinan Hermawan Kertajaya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda DIY Dr. Ir. Didiek Poerwadi, dalam penjelasannya mengatakan bahwa, dalam penyusunan brand baru Jogjakarta ada beberapa tahapan besar yang dilaksanakan Pemerintah DIY kerjasama dengan Markplus yaitu, tahapan pertama: dilaksanakan riset dengan beberapa metode unuk menggali pemahaman mengenai Jogjakarta renaisance dari para pemangku kepentingan sebagai upaya mendiskusikan strategi Jogjakarta, serta wawancara mendalam dengan Sri Sultan HB X oleh Pimpinanan Markplus. Hal yang sama juga dilakukan wawancara dengan pemangku kepentingan yang relefan.

Disamping itu lanjut Didiek Purwadi juga dilakukan fokus discussion serta education untuk mencari informasi penting untuk penyusunan branding Jogja tersebut.

Tahapan kedua adalah urun rembug yang diselenggarakan hari ini yang diharapkan danada dialog dan sumbang sih dari semua unsur yang diundang dan hadir untuk penyempurnaan brand baru yang sudah disiapkan.

Dan tahapan berikutnya adalah tahapan launcing brand baru jogja yang akan direncanakan pada taggal 27 November 2014 mendatang dan apabila Gubernur DIY berkenan selanjutnya akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar brand baru ini dikenal, diapresiasi, direspon yang kemudian akan menjadi spirit bagi dinamika kehidupan masyarakat DIY dalam rangka mewujudkan kehidupan baru.

Sementara itu Pimpiman Markplus Hermawan Kertajaya dalam paparannya menjelaskan bahwa ada 9 hal yang menjadi spirit Jogja dalam menyusun/membuat Branding baru Jogjakarta yatu Pendidikan, Pariwisata, Energi, Tekhnologi, Ekonomi, Pangan,Kesehatan, Keterlindungan Warga, Tata Ruang dan Lingkungan.

Selain itu Branding Jogja ini nantinya, tandas Bos Markplus tersebut berlandaskan pada Sabdatama Sri Sultan HB X serta akan tetap mengabdopsi logo Kabupaten Kota se DIY .

Dibagian lain Hermawan Kertajaya menginginkan Jogjakarta tetap menjadi kota yang kondusif dan dinamis, dengan demikian akan menjadi daya tarik investor dan insan pariwisata dunia dan brand baru yang dikenalkan tersebut Jogja New Harmony

Diakhir sambutannya Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengharapkan masukan para pakar, budayawan atau warga dan berakomodasi dalam pemikiran yang akan dituangkan dalam bentuk logo baru yang bersumber dan berakar sejarah kelahiran tradisi dan budaya Jogjakarta, namun mampu menjangkau penuh akan kombinasi nilai-nilai preventatif yang melestarikan, dan progresif untuk maju menyongsong peradaban baru. (kar/skm)

HUMAS DIY

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN