Koordinasi Akhir Tahun Penanggulangan HIV/ AIDS di DIY

Tanggal Rilis :
Jumat, 30 Desember 2016
Penulis Artikel :
Sukarmi
Lokasi :


YOGYAKARTA (30/12/2016) jogjaprov.go.id- pertemuan ini dilaksanakan di Ndalem Ageng, Komplek Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (30/12).

Pertemuan ini di buka oleh Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X selaku Ketua Penanggulangan Aids DIY, dengan tujuan sebagai bahan evaluasi  Tahun 2016 dan perencanaan tahun  2017.

Dalam sambutannya KGPAA Paku Alam X menyampaikan bahwa “Indonesia adalah salah satu negara di Asia dengan epidemi yang berkembang cepat.” Berdasarkan dari data yang didapat ada 3334 kasus HIV dan AIDS yang terjadi DIY. Permasalah HIV  dan AIDS bukanlah persoalan biasa, tetapi menjadi masalah yang serius untuk di tangani oleh pemerintah agar tidak ada lagi diskriminasi pada ODHA (orang dengan hiv dan aids). Meskipun belum ada upaya tindakan yang kongkrit namun Pemerintah juga sudah   berkerjasama dengan beberapa instansi untuk menanggulangi HIV dan AIDS

Drg. Pembayun juga menyampaikan “diperkirakan estimasijumlah infeksi HIV akan terus meningkat hingga tahun 2025.”Namun dalam peningkatan  kasus ini terdapat pengendalian HIV yang bertujuan untuk; menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru; menurunkan hingga meniadakan kematian yang disebabkan oleh keadaan yang berkaitan dengan AIDS; meniadakan diskriminasi terhadap ODHA;meningkatkan kualitas hidup ODHA; dan mengurangi dampak sosial ekonomi dari penyakit HIV dan AIDS pada individu, keluarga dan masyarakat.

Harapan dengan adanya evaluasi ini  dapat mendorong tingkat kesadaran masyarakat terhadap penyakit HIV dan AIDS agar dapat meminimalisir jumlah penderita HIV dan AIDS.(sc/dew)

 

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN