Rakor Pengembangan SDM Kesejahteraan Sosial se Wil Timur di Yopgyakart

Tanggal Rilis :
Jumat, 17 Februari 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Ipungg
Lokasi :
Hotel Sahid Jaya,Babarsari

Gubernur DIY: Tangani Kesejahteraan Sosial ajarkan Ajaran Sunan Drajadwenehono teken marang wong kang wuto, wenehono pngan marang wong kang luwe,  wenehono payung wong kang kudanan, lan wenehono sandang marang wong kang kawudan”.

YOGYAKARTA(17/02/2017)jogjaprov.go.id. –  Sinkronisasi Program Kegiatan Penyelenggaraan Kesejahteraan Pusat-Daerah se wilayah Timur Tahun 2017-2018 menjadi  Topik Utama pada Rapat Koordinasi  Pengembangan Sumber Daya Manusia  Kesejahteraan Sosial 2017 yang  dilaksanakan selama 4 hari (16-19 Feb 2017) di Yogyakarta dan dibuka Sekretaris Jendral kementerian Sosial  RI   Harry Z. Soeratin mewakili Menteri Sosial RI.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Rapat Koordinasi  Heri Krisitanto bahwa tujuan diselenggarakannya Rapat Koordinasi  yang bertemakan Sinkronisasi  Program dan Kegiatan  Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial  Pusat dan Daerah dalam rangka penyusunan program Prioritas Pemerintah dengan tujuan   tersinkronisasikannya  kebjiakan penyelenggaraan kesejahteraan Sosial Tahun 2018  antara  Pusat-Daerah  serta terrumuskannya  nomenklatur program dan kegiatan  kegiatan penyelenggaraan kegiatan sosial  2018  yang sinkron antara pusat dan daerah.

Adapun Rapat Koordinasi ini  menghadirkan Nara Sumber  diikti 279 satuan kerja  atau setara 453 orang yang berasal dari unsure  Dinas atau Instansi social   dan Bappeda Provinsi, Kabupaten/Kota , Direktorat Pembangunan daerah Kemendagri,  Satker di Lingkungan Kementerian Sosial.

Gubernur DIY Sri Sultan HBX dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Pj.Sekretaris Daerah DIY Ir. Rani Sjamsinarsi.MT menyambut baik atas ditandatanganinya kerjasama antara Keemneterian Sosial  dengan Ombudman RI hari ini. Dengan ditandatanganinya kerjasama ini Gubernur DIY ber harap kewenangan lintas sector yang disepakati  sebagai wujud keterpaduan  pembangunan yang berbasis sumber Daya Manusia  yang berkelanjutan dan ditindaklanjuti  kerjasama lebih teknis dalam rangka pengentasan kemiskinan , perlindungan social  dan  peningkatan kualitas pelayanan public.

Ditegaskan Gubernur DIY bahwa penanganan persoalan social merupakan dimensi  pembangunan social  Harus dilakukan dengan pendekatan individu,  komunitas dan pemerintah, melalui program-program inovatif, yang memiliki dampak  signifikan. Dengan demikian hasil yang diharapkan  yaitu untuk mewujudkan sumber daya manusia yang bermartabat serta berkarakter sejati sebagaimana manusia Indonesia. Karakter sejati yang dimaksud disini lanjut Gubernur DIY yaitu berwawasan Global  berpikir nasional  dan mampu bertindak local serta  bekerja rasional , professional, mampu bekerjasama tanpa kehilangan  ikatan manusiawi menjunjung tinggi hokum dan etika.

Diakhir sambutannya  Gubernur DIY menyampaikan wejangan sebagaimana telah diajarkan kepada kita semua  oleh  salah satu Tokoh Walisongo yang hingga saat ini  masih relevan yaitu ajaran Sunan Drajad. Ajaran tersebut adalah: wenehono teken marang wong kang wuto, wenehono pngan marang wong kang luwe,  wenehono payung wong kang kudanan, lan wenehono sandang marang wong kang kawudan. Empat ungkapan tersebut  menyiratkan pendidikan yang berkualitas,  pengentasan kemiskinan, penurunan kesenjangan ,  budi pekerti dalam kemajuan Negara serta memberikan perlindungan kepada mereka yang sedang di landa  penderitaan.

Sementara Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dalam sambutan pengarahannya  yang dibacakan  Sekjen Kementerian Sosial RI   Harry Z. Soeratin antara mengatakan bahwa penyusunan  Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 ini dilakukan untuk memperkuat dasar kebijakan Money follow program  melalui  tiga pendekatan pembangunan yaitu prinsip thematic, Integratif dan spasial .

Terkait dengan prioritas penanganan Kemiskinan Menteri Sosial melalui Sekjennya mengatakan terdapat beberapa program prioritas  RKP dalam tahun 2018 yaitu : jaminan  dan bantuan social tepat sasaran yang dilaksanakan melalui : efektifitas  penyaluran bantuan pangan non tunai  bagi keluarga sangat miskin, miskin dan rentan miskin. Peningkatan pelayanan jaminan social  dan jaminan ketenaga kerjaan melalui bantuan iuran bagi 94,4 juta penduduk miskin dan rentan miskin termasuk bayi baru lahir. Selain itu juga  peningkatan efektifitas pendidikan  bagi 19,7 juta  anak usia sekolah  dan keluarga sangat miskin , miskin dan rentan miskin.     

Dibagian lain Mensos menambahkan bahwa dalam rangka penanganan kemiskinan  dan kesejateraan social antara Pusat dengan Daerah serta swasta  kurun waktu  2012- 2016 masih banyak tantangan diantaranya  mengenai kesejahteraan social  BALITA dan anak, karena 30 persen total jumlah anak  berada pada keluarga miskin, cakupan program dan pelayanan social anak masih terbatas baik  angggaran kapasitas  maupun sarana dan prasarananya. Permasalahan lain adalah belum adanya kreteria  dan mekanisme pendataan  dan pelayanan , penanganan, pengaduan dan  rehabilitasi.

“ Dengan diselenggarakannya Rapat koordinasi  permasalahan-pemasahan tersebut dapat dipecahkan sehingga ditahun 2019 penanganan  kesejahteraan social benar benar terwujud’” tandas Sekjen Kemensos.

Dalam kesempatan Rapat Koordinasi tersebut juga dilangsungkan Penandatanganan Kerjasama antara kementerian Sosial dengan Ombudman RI terkait dengan peningkatan pelayanan public yang maasing-masing dilakukan  oleh  Sekjen Kemensos Harry Z. Soeratin atas nama Menteri Sosial RI dan Amzulian Rivai Ketua Ombudsman RI.(krn)

HUMAS DIY

 

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN