TPID DIYLakukan Pantauan Ke Pasar Argosari Gunungkidul

Tanggal Rilis :
Senin, 12 Juni 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
TE Berdikaryantie
Lokasi :
Pasar Argosari Gunungkidul

Yogyakarta (12/06/2017) jogjaprov.go.id – Di hari pertama TPID DIY melakukan pantauannya ke Pasar Tradisional Argosari Gunungkidul menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri.  Hal ini dilselenggarakan untuk menjaga ekspektasi pasar  dan rantai distribusinya agar tidak bergejolak. Hal demikian dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Ir. Gatot Saptadi  saat melepas tim menuju lokasi.

Biasanya  walaupun harga cenderung naik, namun diharapkan untuk tidak bergejolak, kata Gatot.  Menurutnya, pantauan kali ini Senin (12/06) merupakan tindak lanjuk kunjungan awal ramadhan sebagai jaminan bahwa supply bahan-bahan kebutuhan pokok dijamin ada.

Pantauan perdana TPID DIY yang dipimpin oleh Kasubag. Perindustrian Perdagangan Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY, Suwarsih melihat dari dekat kegiatan yang ada di Pasar Argosari. Dari hasil pantauan tersebut tidak ditemukan kenaikan harga yang siginifikan dari beberapa komoditi, kecuali bawang putih jenis Kating dari harga 55 ribu rupiah minggu lalu menjadi 60 ribu rupiah di minggu ini. Selain itu, ayam kampung yang semula seharga 65 ribu rupiah di minggu lalu menjadi 70 ribu rupiah  di minggu ini.  Demikian juga dengan harga daging ayam potong mengalami kenaikan seribu rupiah dari 31 ribu menjadi 32 ribu rupiah.

Sedangkan  harga berbagai jenis cabai yang semula sempat menjulang tinggi, kali ini ternyata mengalami penurunan yang cukup lumayan yaitu sekitar 5 hingga 10 ribu rupiah.

Untuk Harga beras IR2 sangat stabli yaitu 9,5 ribu rupiah dan juga daging sapi KW 1 tetap stabil di kisaran 120 ribu rupiah.

 

Humas DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN