Wakil Gubernur Lepas 32 Bus Mudik Bersama Warmindo

Tanggal Rilis :
Selasa, 20 Juni 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Lokasi :

YOGYAKARTA (20/06/2017).jogjaprov.go.id – Mudik adalah kegiatan yang dilakukan setiap menjelang lebaran, oleh PT Indofood Sukses Makmur Noodle cabang Jawa Tengah dan Yogyakarta, menggelar mudik bersama bagi para pedagang warmindo Yogyakarta, Senin (19/6). Bertempat di halaman parkir Mandala Krida Yogyakarta. 32 Bus akan mengantar kurang lebih 1600 pedagang warung makan indomie area Yogyakarta dengan tujuan Kuningan Jawa Barat.

Kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada mitra bisnis khususnya para pedagang warung makan indomie yang telah membantu penjualan produk indomie. Selaku ASPM area Yogyakarta, Tb Munardi menuturkan dengan adanya kegiatan mudik bersama  diharapkan adanya sinergi antara produsen dengan pedagang dan konsumen, sehingga Indofood mampu meciptakan produk-produk inovatif yang sesuai selera masyarakat khususnya masyarakat Jogja.

 Gubernur DIY yang diwakilkan oleh Wakil Gubernur DIY, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian sosial PT Indofood Sukses Makmur area Yogyakarta terhadap sesama guna meringankan kebutuhan aktifitas mudik tahunan para pedagang warung makan indomie. Dengan begitu harapannya, peserta mudik nantinya dapat memakmurkan kampung halaman, yang mana kegiatan ini tidak hanya sekedar mengobati rindu kampong kelahiran, akan tetapi sebagai bentuk untuk memperkuat silaturahim.  

Mudik bersama warung makan indomie merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh PT Indofood Sukses Makmur area Jawa Tengah dan Yogyakarta. Pelepasan mudik bersama warung makan indomie dihadiri oleh Walikota Yogyakarta, Branch Manager Indofood Noodle Semarang, Branch Manager Indomarco Yogyakarta, serta tamu undangan lainnya. (otk/ihn)

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN