Isra Mi'raj Sebagai Momentum Untuk Memperbaiki Ibadah Sholat 5 Waktu

Tanggal Rilis :
Rabu, 19 April 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Karna Slamet
Lokasi :
Bangsal Kepatihan,Yogyakarta

YOGYAKARTA.(19/04/2017).jogjaprov.go.id – Bertempat di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, pagi ini, Rabu (19/04), berlangsung acara pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1438 H. Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X dan Forkopimda DIY.

Isra Mi’raj merupakan peristiwa fenomenal karena luar biasa dan hanya terjadi sekali. Dikatakan kontroversial karena tidak bisa dilogika oleh nalar manusia, dalam waktu semalam, Rasulullah dapat melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di kota Mekah ke Masjidil Aqso di Yerusalem Palestina yang berjarak 1500 km dan kemudian dinaikkan ke Sidratul Muntaha langit ke-7.

Selain fenomenal, KH Hery Kiswanto, MSi Pengasuh Pondok Pesantren Lintang Songo Piyungan, menyampaikan bahwa tujuan Rasulullah diperintahkan untuk Isra Mi’raj adalah untuk diberikan banyak hikmah, pelajaran tentang nikmat surga dan siksa neraka. Selain itu yang terpenting dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah dinaikkannya Rasulullah ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung tentang sholat 5 waktu.

Peringatan Isra Mi’raj harus menjadi momentum untuk memperbaiki ibadah sholat. Keutamaan sholat sebagaimana disebutkan dalam QS Al Ankabut adalah dapat menghindarkan diri darikerusakan dan kemungkaran.

Namun hanya sholat yang dilaksanakan secara khusyuk-lah yang dapat menghindarkan diri dari kerusakan. Khusyuk adalah, tidak terburu-buru. Untuk mencapai khusyuk diperlukan latihan yang terus menerus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai khusyuk, adalah dengan melakukan sholat berjamaah.

Keutamaan sholat berikutnya adalah dapat menyelamatkan umat Islam dari siksa api neraka. Selain itu orang-orang yang sholat akan bahagia di dunia dan akherat.

Sesuai dengan tema peringatan kali ini, yaitu Dengan menggali nilai-nilai Isra Mi’raj Kita Tingkatkan Iman dan Takwa Menuju Masyarakat yang berakhlakul karimah Gubernur DIY, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wagub DIY mengajak seluruh masyarakat untuk memperbaiki ibadah sholat dan mengenal lebih dekat dengan Alloh SWT. (nir)

 

TIM HUMAS DIY.

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN