Javanese Diaspora Kunjungi Kraton Yogyakarta

Tanggal Rilis :
Senin, 24 April 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Reni
Lokasi :
Pagelaran Kraton Yogyakarta

Yogyakarta (24/04/2017) jogjaprov.go.id – “Wis nek ben gampang ngundang aku nganggo Pak Sultan ngono wae” demikian ajak Sultan HB X pada peserta Javenese Diaspora di Pagelaran Kraton Yogyakarta pada Sabtu (22/04) malam Minggu kemarin. Berbicara menggunakan bahasa jawa ngoko sebenarnya agak sulit juga akunya, namun pada even ini merasa bangga karena saudara-saudara yang tersebar ke seluruh antero masih mau nguri-uri budaya Jawa.

Baginya Orang Jawa itu tidak hanya didalam pikir saja,namun juga rasa “wong Jawa kuwi ora mung apa sing dipikir ning uga apa sing dirasa”, tandasnya. Sesudah dinner acara dilanjutkan dengan dialog bersama peserta/panitia diaspora, dialog berjalan semangat karena para peserta sangat antusias untuk berdialog dengan bahasa Jawa Ngoko, namun  kadang membuat terpingkal yang mendengarnya. Dalam kesempatan tersebut Sultan berjanji dan merasa punya kewajiban membantu apabila para keturunan orang Jawa yang ada di berbagai belahan dunia tersebut ingin menjalankan dan menggunakan budaya Jawa. Menurutnya kewajiban ini akan dijalankannya dengan sabar.

Setelah panjang lebar berdialog dengan peserta yang hadir dari Malaysia,Singapura, Belanda,Suriname, Kaledonia Baru dan yang lainnya, Sultan berharap pertemuan ini harus berkelanjutan dan jangan hanya berhenti setelah ini saja pintanya. Apabila ingin minta bantuan berbagai perangkat diseyoganya dilakuakn dengan cara adanya MOU antar negara. Seperti Tatah Sungging, Upacara Pengantin beserta riasnya, ataupun belajar budaya tari dan yang lainnya.

Adapun sebagai ketua panitia dalam acara tersebut adalah Indrata Kusuma Prijadi dengan penasehat KPH.Wironegoro, M,Sc. Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya,Pj Sekda DIY, Asisten Keistimewaan DIY, Kadinas Kebudayaan, Kepala BKPM, serta tamu undangan lainnya. (teb)

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN