Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 65389 suara dari 83752 suara
78%
Tidak: 18363 suara dari 83752 suara
22%

Jelang Hari Raya, Stok Bahan Pokok Masih Aman di Sleman dan Kulon Progo

17 Mei 2019 - 00:00

Sleman-Kulon Progo (17/05/2019) jogjaprov.go.id - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019, tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY yang dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam  (SDA) Setda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T. beserta rombongan melakukan kegiatan pemantauan ketersediaan stok bahan pokok ke beberapa distributor di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Pemantauan dilakukan di distributor daging ayam PT. Saliman Riyanto, distributor telur PT. Indo Telur, dan distributor sayur dan buah Kulon Progo yaitu Kelompok Tani Gisik Pranaji Desa Bugel Kecamatan Panjatan.

Pada pantauan pertama di lokasi pemotongan ayam PT. Saliman Riyanto, Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.S.i. yang ikut pemantauan, berharp agar stock bahan pokok aman dan tidak ada gejolak harga supaya inflasi dapat dihindari.

“Pihak PT. Saliman Riyanto memastikan bahwa stok daging ayam untuk persiapan hingga Idul Fitri nanti relatif lebih cukup. Mereka berencana untuk menaikkan angka produksi daging ayam hingga Idul Fitri nanti sebanyak 20% dari kebutuhan rata-rata regular,” ujar Sri Purnomo.

Setelah meninjau lokasi distributor daging ayam, perjalanan dilanjutkan dengan meninjau lokasi distributor kedua, yaitu PT. Indo Telur yang berlokasi di Sendangadi, Sleman. Dari hasil pantauan yang didapat, harga telur dari awal bulan Ramadhan hingga saat ini turun di angka Rp. 21.000/kg dari harga sebelum bulan Ramadhan sekitar Rp. 22.000/kg.

Pantauan terakhir tim TPID DIY adalah Kelompok Tani Gisik Pranaji Desa Bugel Kecamatan Panjatan, Kulon Progo. Pantauan ini dilakukan untuk mengetahui harga komoditi cabai sekaligus melihat lokasi tanam petani cabai dan melon. “Menurut kami melalui pemantauan yang dilakukan di tingkat distributor, saat ini harga tidak terlalu tinggi sekitar Rp13 ribu/kg dan di tingkat distributor malah saat Lebaran harga cabai sedikit turun,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti saat bertemu dengan petani cabai.

Di akhir kegiatan pantauan, Ni Made Dwipanti Indrayanti menghimbau untuk pedagang dan masyarakat menjelang lebaran agar berbelanja dengan bijak dan jangan berlebihan, secukupnya saja sesuai kebutuhan. Untuk pedagang penuhilah atau utamakan dulu kebutuhan lokal, untuk menjaga kesetabilan barang dan harga. (ade)

Humas Pemda DIY