Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 8680 suara dari 9237 suara
94%
Tidak: 557 suara dari 9237 suara
6%

Pengajian Pejabat dan Aparat DIY: "Menghadapi Peradaban Zaman Now"

09 Oktober 2019 - 14:07

Yogyakarta (09/10/19) jogjaprov.go.id - Teori yang cerdas dan dengan menggunakan bahasa agama dapat menyelesaikan persoalan/permasalahan hidup sesama manusia. Tetapi tentang permasalahan hidup yang kita hadapi, hanya kecintaan kita pada Allah SWT-lah yang akan menyelesaikannya.

Demikian disampaikan ustadz Drs. KH. Bardan Usman, M.Pd.I, Rois Syuriyah dari PCNU Kab. Gunungkidul pada tauziah Pengajian Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemda DIY putaran X tadi pagi (Rabu,9/10) yang berlangsung di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh para pejabat dan aparat dari TNI, Polri serta ASN dilingkungan Pemerintah Daerah DIY.

Pada tausiah yang mengambil tema “Mahabah Allah dan Rasul-Nya dalam peradaban Zaman Now” ini, dijelaskan bahwa kecintaan kita kepada Allah SWT bisa menjadi sarana untuk  penyelesaian segala persoalan/permasalahan yang kita hadapi. Menurutnya  umat manusia yang cinta kepada Allah SWT dibagi menjadi tiga golongan. Mereka adalah golongan manusia yang cinta/berbakti kepada Allah SWT karena dilatar belakangi oleh  harapan, manusia yang mencintai Allah SWT karena takut,  dan manusia yang mencintai Allah SWT karena benar-benar dia cinta pada Allah SWT.

Lebih lanjut ustadz  KH. Bardan Usman mengatakan, bahwa  hidup kita selalu diawasi Allah SWT tanpa celah sedikitpun, oleh karena itu, kita tidak boleh berprasangka/su’udzon kepada sesama manusia apalagi pada Allah SWT, karena Allah Maha tahu. “Hidup kita akan selalu diawasi  malaikat dan Allah SWT, sehingga kita tidak boleh  berprasangka buruk kepada sesama manusia, siapapun dia, apalagi pada Allah SWT, karena Allah SWT maha tahu” tandasnya.

Sementara itu Budi Nuryanto, S.E, Kasubbag Perlengkapan Istana Kepresidenan mewakili Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pengajian Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemda DIY Putaran X di Istana Kepresidenan Gedung Agung selain untuk meningkatkan silaturahim juga untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita  sebagai hamba Allah SWT.

Budi Nuryanto juga melaporkan bahwa hingga putaran IX, infak yang terkumpul sebesar Rp. 17.969.700,- dan pada pengajian putaran X di Istana Kepresidenan Gedung Agung tanggal 9 Oktober 2019 ini, infak yang terkumpul sebanyak Rp.7.639.500, sehingga  total infak seluruhnya sebesar Rp.25.609.200,-.

Untuk putaran XI Pengajian Pejabat dan Aparat di Lingkungan Pemda DIY bulan November mendatang, akan dilaksanakan di AAU (Gedung Sabang-Merauke) Adi Sucipto, dengan penceramah ustadz DR.dr. H.Agus Taufiqurrahman, Sp.S.,M.Kes. (kr/aul)

Humas Pemda DIY