Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 58841 suara dari 74927 suara
79%
Tidak: 16086 suara dari 74927 suara
21%

Inovasi Pemda DIY Sabet TOP 45 Sinovik 2019

15 Oktober 2019 - 18:46

Jakarta (15/10/2019) jogjaprov.id – Program Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All (Sepatu Jolifa) milik Pemda DIY mendapatkan penghargaan TOP 45 Sinovik 2019 yang diadakan oleh KemenpanRB RI. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Wagub DIY KGPAA Paku Alam X, Selasa (15/10) di Istana Wapres RI, Jakarta. 

Sepatu Jolifa merupakan sistem yang menawarkan layanan perpustakaan secara online yang bisa diakses melalui www.jogjalib.com, maupun offline dengan mengakses layanan silang kunjung maupun silang pinjam. Layanan ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang menerapkan pengelolaan perpustakaan dengan sistem inter library loan tingkat provinsi. Sepatu Jolifa menawarkan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses sumber informasi seluruh perpustakaan DIY. Hingga saat ini sejumlah 39 perpustakaan di DIY telah tergabung dalam Sepatu Jolifa.

Menurut Sri Paduka, Sepatu Jolifa merupakan bentuk kepedulian dan usaha Pemda DIY untuk mencerdaskan masyarakat melalui kemudahan mengakses literasi yang tersedia. Menurutnya, sudah sewajarnya pemerintah mengakomodir kebutuhan literasi masyarakat.

“Sepatu Jolifa menyediakan kemudahan untuk mengakses informasi dan kenyamanan dalam transaksi peminjaman koleksi buku, sehingga akan menjadi kunci dalam pengembangan information society,” jelas Wagub DIY.

Sebelum adanya Sepatu Jolifa, pencarian buku dilakukan dengan mendatangi satu persatu perpustakaan yang sekiranya menyediakan buku yang dibutuhkan. Setelah adanya Sepatu Jolifa, sejumlah kemudahan mulai terasa seperti adanya mekanisme meminjam antar perpustakaan, memberikan kemudahan layanan berupa pengantaran buku oleh petugas pengantaran, sehingga ada efisiensi waktu, lebih ekonomis, serta akses lebih luas.

Sri Paduka menyampaikan harapan atas keberadaan Sepatu Jolifa untuk dapat meningkatkan kecerdasan masyarakat. Dengan meningkatnya kecerdasan masyarakat, tujuan Pemda DIY untuk menjadikan masyarakat DIY menjadi teredukasi dalam berbagai bidang akan tercapai. Masyarakat yang teredukasi adalah kunci dari kesejahteraan bersama. Untuk itu, Sepatu Jolifa juga mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan literasi.

“Bersama Sepatu Jolifa, kita menuju masyarakat DIY yang literat dan sejahtera. Sehingga nantinya kita mampu mewujudkan tataran Hamemayu Ajining Pustaka,” ungkap Wagub DIY.

Pada ajang penghargaan untuk kepala instansi pemerintah, baik Kementerian, Lembaga, pemerintah daerah, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan, lahirnya inovasi-inovasi daerah termasuk DIY ini merupakan tanda kemajuan bangsa. Lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan, serta teknologi. Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Inovasi wujud kemajuan bangsa yang paling mahal nilainya. Kemajuan suatu bangsa memang diukur dari nilai tambah untuk bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” ujar Jusuf Kalla.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam laporannya menyampaikan, kompetisi inovasi bisa menjaga roda birokrasi tetap dinamis, adaptif, dan antisipatif terhadap gelombang perubahan.

“Penghargaan ini adalah simbol kuat dan solidnya upaya pemerintah menghadirkan kualitas pelayanan publik yang menjawab harapan masyarakat,” ungkap Menteri Syafruddin.

Tahun 2019 ini, Sepatu Jolifa telah bersaing dengan 3.156 proposal inovasi se-Indonesia. Dari ribuan inovasi itu, disaring menjadi 99 inovasi, yang kemudian diseleksi oleh Tim Panel Independen dalam tahapan wawancara, serta survei lapangan. Dari tahap itu, kemudian ditentukan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dimana DIY menjadi salah satunya.

Hadir dalam acara ini, Menteri Luar Negeri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Perdagangan, Menteri Dalam Negeri, para pimpinan daerah se-Indonesia yang menerima penghargaan, para pimpinan lembaga dan pemerintah daerah lainnya serta pejabat dari berbagai instansi pemerintah. (uk)

Humas Pemda DIY