Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 58841 suara dari 74928 suara
79%
Tidak: 16087 suara dari 74928 suara
21%

Panitia Hari Ibu 2019 DIY Bantu Air Bersih di Tepus dan Prambanan

16 Oktober 2019 - 16:06

YOGYAKARTA, (16/10/2019)-jogjaprov.go.id.“ Sami sehat bapak ibu sedoyo, ingkang penting mboten sah  kokehan  gersulo ndak  mangke cepet tuwo gih “, "Inggih sehat Bu" sambut warga Sumberwungu sambil memandangi tamunya yang menyapanya di tengah balai dusun Rejosari, desa Sumberwungu, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Demikian sepenggal sapaan/dialog Gusti Putri atau GBRAA Paku Alam  X,  Wakil Ketua Tim Penggerak PKK DIY didampingi para ketua-ketua Organisasi Wanita di DIY, dengan warga masyarakat Sumberwungu yang telah menunggunya di balai pedukuhan Rejosari tadi pagi (Rabu,16/10) untuk menerima bantuan sosial air bersih dari Panitia Hari Ibu-91  DIY Tahun 2019.

Sementara itu Camat Tepus Al Sito, S.Sos, dalam sambutanya selain menyampaikan selamat datang  juga ucapan terima kasihnya atas kunjungan Panitia Hari Ibu ke-91 Tingkat DIY di Tepus ini.

Al Sito selanjutnya menjelaskan bahwa, karakter tanah di Kecamatan Tepus berbeda dengan wilayah  kecamatan lainnya di Kabupaten Gunungkidul. Setiap musim kemarau mengalami kekeringan, sehingga kekurangan air bersih. Dengan adanya bantuan air bersih ini, menurut Camat Tepus akan lebih meringankan beban hidup warga Sumberwungu khususnya dan warga Tepus pada umumnya, akan  kebutuhan air minum dan keperluan rumah tangga dapat terpenuhi.

GBRAA Paku Alam X ketika membacakan sambutan tertulis Ketua Umum Panitia Hari Ibu Tingkat DIY mengatakan bahwa, bakti sosial penyerahan air bersih bagi warga Tepus dan Prambanan yang diserahkan bersamaan waktunya  pada hari ini dapat terlaksana atas kerjasama  Panitia Hari Ibu ke-91 Tingkat DIY yang terdiri dari 5 Organisasi Wanita di DIY (Tim Penggerak PKK DIY, Dharma Wanita Persaatuan, Dharma Pertiwi, BKOW, Bhayangkari ), DP3A DIY, Dinas Sosial DIY, Biro UHP DIY dan Dinas Kominfo DIY serta BPBD Kabupaten Gunungkidul. Secara resmi bantuan air bersih tersebut disalurkan melalui BPBD Gunung Kidul diwakili oleh Edi Basuki selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Kidul dan diterima secara simbolis oleh Camat Tepus.

Sedangkan Staf Ahli Bupati Gunungkidul Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik, ibu Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani, SH., "di wilayah Tepus ini  tidak ada sumber mata air yang bisa di bor untuk penyediaan air bersih, sehingga setiap terjadi musim kemarau harus ada droping air bersih. Namun demikian, untuk mengatasi kesulitan air bersih, mulai tahun ini akan disambung sistim pengaliran air bersih melalui pipa oleh pemerintah desa dari Penampungan Air Minum (PAM) Kabupaten Gunungkidul. Mudah-mudahan sebentar lagi di wilayah Tepus sudah tidak mengalami kesulitan air bersih" tandas Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani.

.

Pelaksanaan penyerahan bantuan air bersih untuk masyarakat Tepus, ditandai dengan penandatangan berita acara serah terima oleh Gusti Putri/GBRAA Paku Alam X dan Camat Tepus Al Sito.S.Sos, serta mengucurkan air bersih ke ember-ember warga masyarakat oleh Gusti Putri dan diikuti oleh Ketua Organisasi Wanita di DIY lainnya, serta disakasikan Forkopimca Tepus, Ibu Wakil Bupati Gunungkidul, Ny. Imawan Wahyudi, Kepala Desa Tepus dan tokoh-tokoh masyarakat.

Karsa suwito (60 thn) salah satu warga Rejosari, Sumberwungu, seusai menyaksikan penyerahan bantuan air bersih ketika dikonfirmasi oleh reporter jogja.prov go.id., menyatakan bahwa telah mengalami kekurangan iar bersih mulai bulan Agustus yang lalu. Sejak itu dia harus membeli air bersih seharga Rp.150.000/ tangki untuk keperluan 1 rumah tangga selama 15 hari. Ketika ditanyakan dari mana biaya untuk membeli air bersih setiap 15 hari, Karso Suwito menjawab “Gih kulo sade wedus mas (saya menjual kambing mas)“.

Dihari yang sama  di Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Panitia Hari IBU DIY yang dipimpin Dra. Kristiana Swasti, M.Si, juga menyerahkan bantuan air bersih yang diterima  kepala dusun setempat dan disaksikan Sekretaris Kecamatan Joko Sumarsono, A.P. M.si serta tokoh-tokoh masyarakat.

Adapun jumlah bantuan air bersih yang diserahkan di 2 lokasi dalam waktu bersamaan tersebut sebanyak 190 tangki atau senilai Rp.28,5 juta dan selanjutnya didistribusikan di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Tepus sebanyak 115 tangki dan Kecamatan Prambanan sebanyak 75 tangki.(kr/aul)

Humas Pemda DIY