Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

Yogyakarta Siap Menjadi Warisan Budaya Dunia

04 November 2019 - 17:47

Yogyakarta (04/11/2019) jogjaprov.go.id – Pemda DIY saat ini telah menyiapkan Yogyakarta sebagai salah satu warisan budaya dunia, melalui proses pengiriman dokumen kepada pihak UNESCO. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, S.P. M.Si., saat ditemui seusai pertemuan dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Senin (04/11) di Gedhong Gadri, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Aris menambahkan, dalam bulan November ini akan ada informasi dari UNESCO terkait adanya koreksi atau perubahan dokumen, dan diberikan waktu hingga Januari 2020 untuk menyelesaikan penyempurnaan dokumen tersebut, sehingga dalam 1 Februari 2020 dokumen sudah sampai pada pihak UNESCO.

Lebih lanjut Aris menyampaikan, bahwa pembicaraan ini masih ada kaitannya dengan Seminar Sosialisasi Yogyakarta Warisan Dunia yang telah diselenggarakan di Hotel Gaia Cosmo Yogyakarta beberapa waktu lalu. Pada seminar tersebut, sosialisasi dilakukan langsung dengan masyarakat yang harapannya tidak hanya dilakukan oleh Pemda DIY, namun juga dapat dilakukan oleh kabupaten/kota  di wilayah DIY, serta camat ataupun lurah. Yogyakarta sebagai warisan budaya tidak bisa hanya pihak pemerintah saja yang mengetahuinya, tetapi harus menyeluruh hingga lapisan masyarakat.

“Kalau ada yang sedang berkunjung ke Yogyakarta, kita harapkan mereka juga tahu bahwa Yogyakarta diusulkan sebagai salah satu warisan budaya dunia,” ujar Aris.

Dalam kesempatan tersebut, Aris juga berharap apabila nantinya Yogyakarta ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia, ada warisan yang dapat diberikan kepada generasi berikutnya. Dengan begitu pelestarian dapat terjaga, baik bangunan cagar budaya maupun tempat budaya lainnya. Sementara itu, terdapat 22 atribut yang diusulkan pada nominasi UNESCO, salah satunya Sumbu Filosofi Yogyakarta yang membentang dari Tugu Pal Putih, menuju Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, hingga Panggung Krapyak.

Hadir dalam pertemuan tersebut GKR Bendoro, Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Tavip Agus Rayanto, M.Si., Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, S.H., M.Ed., Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan Drs. Beny Suharsono, M.Si., serta pimpinan OPD terkait  dilingkungan Pemda DIY. (ss/mnf)

Humas Pemda DIY