Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

UPN Akan Gelar Dies Natalis 16 Desember 2019

11 November 2019 - 16:08

Yogyakarta (11/11/2019) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Pembangunan Nasional  “UPN” Veteran Yogyakarta, menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Dies Natalis UPN pada hari ini (Senin 11/11) pagi di ruang Pemandengan 1 Lt.8, Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.

Turut hadir dalam rapor ini, Rektor UPN Yogyakarta Dr.Muhammad Irhas Effendi, M.Si., para Wakil Rektor dan Anggota Dewan Pertimbangan serta utusan Kementerian Pertahanan RI. Rapat yang membahas agenda persoalan perubahan UPN dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan asset UPN ini, dimulai pukul 09.00 sampai dengan 11.30 WIB.

Rektor UPN Negeri Yogyakarta Dr.M.Irhas Effendi.M.S.i seusai Rakor dengan Gubernur DIY menyampaikan, dalam rangka persiapan Dies Natalis UPN Yogyakarta yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2019 dan akan diselenggarakan pada 16 Desember 2019, mengusung tema “Sinergi Tri Dharma dan Bela Negara untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul”.

Bertepatan dengan Perayaan Dies Natalis UPN Yogyakarta tersebut, Sri Sultan HB X diundang untuk menyampaikan sambutan mengenai peran keistimewaan Yogyakarta dalam Pendidikan Nasional.

“Jadi Ngarso Dalem sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, memiliki fungsi untuk memberikan pertimbangan dalam kebijakan non akademik, yaitu menyangkut kelembagaan, organisasi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta kemahasiswaan,”  tandas Irhas.

Lebih lanjut Irhas menambahkan, bahwa kebijakan yang diambil selama ini berdasarkan pada masukan dan pertimbangan Sri Sultan. UPN diminta untuk mempersiapkan diri sebagai PTN agar siap menghadapi revolusi 4.0, namun tetap berdasar pada nilai-nilai yang ada di negara Indonesia.

Dalam kesempatan rakor dengan Jajaran UPN ini, Sri Sultan berharap agar UPN Yogyakarta mampu menjadi PTN yang lebih spesifik sehingga memiliki program studi dan agenda yang berbeda dengan PTN lain. Mengingat UPN memiliki program di bidang migas dan mineral, Sri Sultan berharap agar ada kegiatan spesifik berbasis pada kompetensi tersebut.

“Yang perlu digaris bawahi dalam Rakor antara Ketua Dewan Pertimbang UPN dengan jajaran Manajemen UPN adalah UPN Negeri Yogyakarta tetap harus memperkuat program studi vokasi yang terkait dengan potensi migas dan mineral. Kemudian seluruh jurusan juga diharapkan memiliki tingkat kompetensi yang spesifik sesuai dengan apa yang ada di UPN Yogyakarta,” tutup Irhas. (aul/kr)

Humas DIY