Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

Sultan HB X : Program ‘3-Go’ Harus Punya Multiplier Effect Luas

11 November 2019 - 20:39

Yogyakarta (11/11/2019) jogjaprov.go.id – Sebuah simbolisasi masa transisi dari bisnis konvensional ke bisnis digital. Dari platfrom di dunia nyata, private to private yang terbatas penetrasinya, masuk ke dunia maya, menjadi digital marketplace yang lingkupnya meluas. Salah satunya, dengan diterbitkannya Kartu Mitra, menunjukan komitmen Bank BPD DIY akan terbukanya peluang bagi Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUKM) untuk memperoleh layanan pembiyayaan dengan prefensi keringanan bunga, cicilan serta kemudahan proses. Demikian yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada saat Launching Platfrom Pembinaan KUKM dan Kartu Mitra Bank BPD DIY pada Senin (11/11) di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta. 

Bagi KUKM yang berorientasi ekspor yang lulus dengan nilai baik diberikan fasilitas dalam pelatihan ‘KUKM Go-Global’ atau yang disebut ‘3-Go’, yang terdiri atas Go-Creation, Go-Digital, Go-Export. “Dimaksudkan agar program ini tidak hanya berbunyi di atas kertas dan minim aksi. Tidak berhenti pada output, tetapi berlanjut dengan outcome yang punya multiplier effect luas,” ujar Sultan.

Sri Sultan menambahkan, strategi penguatan KUKM dikemas dalam Si Bakul Beringharjo, yang merupakan akronim dari ‘Berdaya Saing dan Khas Orang Jogja’, dengan branding nama Si Bakul Jogja. Untuk merespon digitalisasi bisnis ini didukung oleh mapping jenis dan tipologi usaha KUMKM dengan melakukan klasifikasi dan kualifikasi mutu produk-produk industri kreatif KUKM di DIY oleh Dinas KUKM DIY.

“Saya berharap, dalam kurun waktu 100 hari sudah dapat dievaluasi hasilnya. Langkah awal yang diperhatikan adalah memilih lembaga atau personal outsourcing yang tepat. Selain itu, agar para pihak menjalankannya secara sadar, konsisten dan konsekuen sesuai komitmen yang diikriarkan,” imbuh Sultan. 

Sekretaris Daerah DIY Drs. Kadarmanta Baskara Aji melaporkan, UMKM memiliki peranan besar dalam peningkatan penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan, bahkan termasuk pembentukan produk domestik bruto (PDB). Pada tahun 2018, jumlah UMKM di DIY sebesar 259.581, berdasarkan skala usaha masih didominasi usaha mikro sejumlah 141.991, usaha kecil sebesar 64.896, usaha menengah 39.196.

Aji menyampaikan Si Bakul Beringharjo merupakan program inovatif Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yang tersistem pembinaan, peningkatan kapasitas UMKM yang tepat, efektif, sesuai kebutuhan dan  berkelanjutan selaras sesuai dengan perkembangan revolusi 4.0. Industri yang mengarah ke digitalisasi. 

Dalam acara yang sama, dilakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemda DIY dengan PT. Angkasa Pura I dalam bidang pengembangan dan pemberdayaan potensi Provinsi DIY yang ditandatangani langsung oleh Gubernur DIY bersama Direktur Utama  PT. Angkasa Pura I. MoU ini dilakukan sebagai sinergi untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang UMKM, pariwisata, kebudayaan, perhubungan, ketenagakerjaan, penanggulangan bencana, serta komunikasi dan informasi. 

Gubernur DIY selanjutnya berpartisipasi pasca sesi Launching Platfrom Pembinaan KUKM dan Kartu Mitra Bank BPD DIY dengan men-scan barcode yang ada dikartu mitra. Adapun keberhasilan dilihat dengan keluarnya data dari UMKM berupa profil serta berbagai informasi berkaitan dengan pengembangan UMKM lewat pembinaan ataupun pelatihan yang sudah dilakukan. Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat kepada 15 UMKM juara inkubator bisnis tahun 2019 yang secara simbolis oleh Gubernur DIY didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY serta Dewan Direksi Bank BPD DIY kepada 5 perwakilan UMKM juara inkubator. 

Hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad beserta Dewan Direksi Bank BPD DIY, Direktur Utama PT. Angkasa Pura I Faik Fahmi, Asisten Sekertaris Daerah DIY, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi, GKR Mangkubumi, GKR Bendoro, Bupati/Walikota se-DIY, Perwakilan OPD Pemda DIY, serta tamu undangan. (ss/teb)

 

HUMAS DIY