Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

Belanda Tertarik Kenali Kebudayaan DIY

13 November 2019 - 14:01

Yogyakarta (13/11/2019) jogjaprov.go.id – Dalam beberapa tahun terakhir, Belanda dan DIY telah menjalin kemitraan yang kuat karena terhubung dengan ikatan budaya. Hubungan kedua belah pihak ini diharapkan akan semakin erat dan mampu menghasilkan sesuatu yang positif bagi kedua belah pihak.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan hal demikian saat menerima kunjungan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stolos-Braken, Rabu (13/11) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mengeratkan hubungan dan meningkatkan kerjasama antara DIY-Belanda.  

“Kami dengan senang hati akan memperluas jaringan dengan Belanda, tidak hanya di bidang  budaya. Tentu kami terbuka untuk bekerjasama diberbagai bidang, selama masih dalam konteks positif dan untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Sri Paduka.

Sri Paduka menuturkan, masih banyak sisa kebudayaan Belanda yang bisa dilihat di DIY. Peninggalan berupa arsitektur bangunan serta bahasa masih dapat ditemukan dengan mudah. Meskipun sejarah hubungan Belanda dengan Indonesia termasuk DIY tidak terlalu baik, namun bukan berarti tidak ada sisi positif yang bisa diambil.

“Saya harap kunjungan ini nanti bisa menjadi batu loncatan untuk memperkuat hubungan  bilateral kedua negara, termasuk DIY.  Saya berharap juga bisa memperkuat kerjasama dibidang ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Bukan hanya budaya saja,” ujar Sri Paduka.

Sementara itu, Ardi Stolos-Braken menyampaikan, dirinya merasa beruntung ditempatkan di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki aset yang luar biasa terkait dengan kekayaan budaya. Apalagi apabila menengok kebelakang, ada begitu banyak jejak peninggalan Belanda di Indonesia.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari budaya dan seni di DIY yang sangat kaya. Oleh karena itu, fokus kunjungan Braken akan berada di Keraton Yogyakarta sebagai pusat kesenian dan kebudayaan serta Candi Prambanan sebagai warisan budaya.

“Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenal DIY lebih jauh dan lebih dekat. Kami sangat tertarik dengan kekayaan budaya DIY,” tutur Braken.

Turut mendampingi Wagub DIY dalam pertemuan tersebut, Asisten Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat DIY, Ir. Arofa Noor Indriani, M.Si, Kepala DPPM DIY Drs. Arif Hidayat, Kepala Dinas Pariwisata DIY Ir. Singgih Raharjo S.H., M.Ed. serta Kepala Dinas Kebudayaan DIY  Aris Eko Nugroho, SP. M.Si. (uk)

Humas Pemda DIY