Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

Sri Paduka : Chef Merupakan Profesi yang Tak Tergantikan

18 November 2019 - 12:32

Yogyakarta (18/11/2019) jogajaprov.go.id – Chef merupakan profesi yang tak tergantikan, karena di dalamnya adalah tugas yang butuh kemampuan  khusus berupa ketekunan, feeling, taste dan jam terbang yang cukup, yang akan menjadikan segala sesuatu yang disajikan akan sangat berbeda dengan juru ataupun tukang masak. Hal demikian disampaikan oleh Sri Paduka Paku Alam X saat menerima Asosiasi Ahli Kuliner Indonesia DIY di Gedhong Pare Anom, Kepatihan Yogyakarta pada Senin (18/11).

Dikatakannya pula bahwa Chef DIY hendaknya bisa dibedakan dengan daerah lain dan mempunyai nilai plus, karena Yogyakarta memang Istimewa dimana dengan asosiasi ini bisa berkiprah untuk kemaslahatan baik internal maupun external. Secara external adalah bagaimana paguyuban punya peran mengedukasi masyarakat terutama peminat kuliner. Oleh Sri Paduka dicontohkan juga bagaimana paguyuban bisa mengedukai masyarakat dengan mempunyai desa binaan atau lebih mendekat ke Sekolah Menengah Kejuruan. Di dalamnya bisa diedukasi bahwa, dengan pengolahan makanan tradisional dengan taste yang sama, namun dengan penampilan yang berbeda akan lebih menarik dan bernilai jual tinggi.

Dilaporkan oleh pimpinan rombongan, Chef Didik yang juga seorang pengajar di Sekolah Tinggi Pariwisata, tujuan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY adalah untuk memperkenalkan ICA (Indonesia Chef Asociation) dan melaporkan bahwa di bulan Februari tahun mendatang asosiasi ini akan menyelenggarakan Rakernas Chef  di Yogyakarta.  "Melalui kegiatan tersebut selain bisa mempromosikan Yogyakarta sebagai tempat pariwisata sekaligus juga bisa nguri—uri budaya melalui kuliner,” ungkap Didik.

Rakernas ICA merupakan forum strategis tahunan bagi para Chef Profesional untuk menetapkan peran profesi Chef dalam rangka Pelestarian Pengembangan Kuliner sebagai daya tarik wisata melalui program kerja yang dibuat melalui sidang-sidang Pleno Rakerna CIA. Adapun yang akan diundang dalam kesematan tersebut adalah 33 Badan Pengurus Daerah se Indonesia. Dan untuk DIY sendiri Asosiasi ini mempunyai anggota sebanyak 75 orang. (teb)

HUMAS PEMDA DIY