Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

DIY Raih Penghargaan Kota Kabupaten Sehat (KKS) 2019

19 November 2019 - 18:25

Jakarta (19/11/2019) jogjaprov.go.id - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta meraih predikat tim pembina provinsi terbaik kedua se Indonesia, dalam Kota Kabupaten Sehat (KKS) yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI. Adapun pemberian penghargaan diberikan secara langsung kepada Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI dr. Terawan Agus Putranto pada Selasa (19/11) pagi di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat. Pada event penghargaan 2 tahunan ini, Selain DIY, Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Sleman juga mendapatkan penghargaan kategori Swasti Saba Wistara, kategori tertinggi pada penghargaan KKS 2019. Sedangkan Kabupaten Kulonprogo mendapatkan Swasti Saba Wiwerda. Penghargaan ini diberikan sesuai dengan regulasi bersama Mendagri dan Menkes RI nomor 34 tahun 2005 dan nomor 1138/PB/IX/2005.

KKS sendiri adalah bentuk apresiasi kepada daerah yang sudah memdayagunakan sumber daya yang ada untuk mewujudkan kabupaten/kota sehat sesuai peraturan. Program ini bertujuan untuk mengupayakan kondisi lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan sehat bagi warganya utk bekerja dan menjalankan aktivitas kesehariannya. KKS tahun ini diikuti oleh 29 Provinsi dan 202 Kabupaten/Kota. Pada pemberian penghargaan hari ini, tercatat telah diserahterimakan penghargaan kepada 6 tim pembina provinsi terbaik dan 177 kab/kota penerima Swasti Saba yang dikategorikan Swasti Saba Padapa, Wiwerda, dan Wistara. 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian, Ph.D, menuturkan bahwa KKS ini adalah salah satu visi dari Bapak Presiden selama 5 tahun ke depan. Beliau mengutarakan perlu adanya pembuatan ranking atau peringkat bagi kabupaten/kota mulai dari yang sehat hingga tidak sehat. Selain itu, menurutnya diperlukan pula kepala daerah yang berkompeten dalam melakukan inovasi pembuatan sistem di kotanya menjadi bersih dan sehat.  

Adapun Menkes RI dalam sambutannya menuturkan, "Saya berharap momentum pemberian penghargaan ini memberi manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia menuju Indonesia Sehat," jelasnya. Menurutnya, program KKS bertujuan agar tercapai kondisi Kabupaten Kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Program KKS yang diimplementasikan saat ini baru dalam 7 tatanan antara lain:

1. Tatanan pemukiman dan sarana prasarana sehat
2. Tatanan lalu lintas dan pelayanan transportasi yg sehat
3. Tatanan industri dan perkantoran sehat
4. Tatanan pariwisata sehat
5. Ketahanan pangan dan gizi
6. Tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri
7. Tatanan Kehidupan sosial yang sehat

Adapun Pemda DIY bersama 5 Kabupaten/Kota sudah mengembangkan ketujuh tatanan tersebut. Guna mempersiapkan verifikasi nasional tahun 2021, DIY akan memulai melakukan pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan pada tahun 2020. [vin/ade]

Humas Pemda DIY