Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 10548 suara dari 11340 suara
93%
Tidak: 792 suara dari 11340 suara
7%

UNY Serius Implementasikan Pendidikan Karakter

02 Desember 2019 - 15:13

Yogyakarta (02/12/2019) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima audiensi dari Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., beserta jajaran pimpinan UNY lainnya,  Senin (02/12) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta. Tujuan dari audiensi ini adalah pengembangan dan tindak lanjut implementasi gelar Doctor Honoris Causa (Dr.Hc) yang telah dianugerahkan kepada Sri Sultan beberapa waktu yang lalu.

Ditemui seusai pertemuan, Sutrisna menyampaikan bagaimana konsep-konsep penting yang disampaikan oleh Sri Sultan, didiskusikan sehingga dapat di implementasikan pada sekolah dan perguruan tinggi. Dalam hal ini, integritas dan identitas tidak boleh lepas dari persoalan budaya.

Pada pertemuan tersebut, Gubernur DIY berpesan agar pendidikan karakter dapat diimplementasikan dengan serius. Fungsi UNY harus dapat mendekatkan kebutuhan pendidikan masyarakat di seluruh pelosok daerah di DIY.

Selain hal tersebut, Sutrisna juga meminta arahan kepada Gubernur DIY terkait komposisi Dewan Pertimbangan UNY yang berjumlah 7 orang. Sutrisna meminta izin untuk memasukan salah seorang unsur Keraton Yogyakarta pada jajaran Dewan Pertimbangan tersebut.

“Tadi beliau (Gubernur DIY) menyetujui GKR Hayu sebagai unsur Keraton Yogyakarta menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan UNY.  Nantinya, Dewan pertimbangan ini berfungsi untuk memberikan saran, masukan, mengawal secara keseluruhan mengenai kelembagaan universitas.,” jelas Sutrisna.

GKR Hayu yang dikenal sebagai sosok yang ahli di bidang informasi teknologi (IT) diharapkan mampu berperan aktif mengikuti perkembangan IT di Era Revolusi Industri 4.0 yang berbasis pada digital teknologi. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi bidang pendidikan tanpa meninggalkan karakter ke-Jogjaan.

Melalui masuknya unsur Keraton tersebut, Sutrisna berharap nilai-nilai luhur budaya DIY akan tetap terjaga. Pendidikan karakter yang menjadi konsentrasi Sri Sultan pun akan terwujud menjadi bekal moral generasi muda.  (ss)

Humas Pemda DIY