Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 58772 suara dari 74835 suara
79%
Tidak: 16063 suara dari 74835 suara
21%

Penataan Herritage dan Jogja Smart Province

04 Desember 2019 - 15:06

Yogyakarta (04/12/2019) jogjaprov.go.id - Membangun kerjasama dengan pihak PT. PLN (Persero) merupakan salah satu perwujudan untuk menjalin hubungan yang baik (dengan semua pihak) agar dalam pelaksanaan program kerja instansi tersebut dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Seperti halnya untuk menggerakkan ekonomi daerah dan mendukung terciptanya lapangan pekerjaan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY Feby Joko Priharto dalam acara Kunjungan Kerja pada Rabu (04/12) di Gedung Wilis, Komplek Kepatihan, Yogyakarta. Turut mendampingi General Manager terdahulu Agung Nugraha berserta jajarannya.

Agung Nugraha mengawali perbincangan tersebut dengan memperkenalkan Feby Joko Priharto sebagai General Manager yang baru PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, yang sebelumnya ditugaskan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara. Sekaligus dilanjutkan dengan penjelasan mengenai perpindahannya yang ditempatkan pada Unit Induk Distribusi Jawa Barat. Pergantian posisi tersebut telah dilakukan pada tanggal 1 November 2019.

Adapun program kerja yang didiskusikan untuk dilaksanakan pada masa yang akan datang antara General Manager yang baru dengan Gubernur DIY mengenai kawasan Aetropolis di Kulon Progo sebagai kawasan penopang Yogyakarta International Airport (YIA) yang memiliki luas 1800 ha, selain itu program lainnya adalah penataan kawasan Heritage di Kotabaru dan Sumbu filosofis Jogja Smart Province yang berada di wilayah Tugu hingga Titik Nol. Program pengembangan kawasan Heritage  tersebut akan dilaksanakan sebagai landasan pembangunan smartcity yang didukung dengan pembebasan kendaraan bermotor dan digantikan dengan kendaraan-kendaraan  bersumber daya listrik.

“Kami mendapatkan arahan dari Bapak Gubernur DIY mengenai perkembangan pembangunan di DIY dan kami sudah menyampaikan untuk berkomitmen dan mendukung sepenuhnya program Bapak Gubernur. Setiap saat kami siap tentunya untuk di ajak berdiskusi bilamana diperlukan working level. Kami juga akan menugaskan staff kami untuk selalu berkoordinasi dalam rangka sukses nya program kerja DIY”. Ujar Feby

Saat ini pemerintah DIY sudah mulai melakukan persiapan-persiapan mengenai pembangunan kota baru di Kulon Progo yang dipimpin oleh Taspen BUMN. PT. PLN (Persero) pun mendapatkan pengarahan dari Gubernur DIY bahwa akan dimasukkan ke dalam tim supervisi dengan UNESCO maupun Konsorsium yang diharapkan dapat merumuskan hal-hal yang akan dilakukan bersama untuk terwujudnya kawasan Heritage dan perwujudan Jogja Smart Province. (kt)

HUMAS DIY