Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 58772 suara dari 74835 suara
79%
Tidak: 16063 suara dari 74835 suara
21%

Sekda DIY : Bersama Tingkatkan Kualitas Pendidikan

12 Desember 2019 - 14:06

Sleman (12/12/2019) jogjaprov.go.id - Sekretaris Daerah DIY, Drs R Kadarmanta Baskara Aji menginginkan kerja sama antar sekolah bisa lebih solid untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan di DIY. Untuk itu, Aji meminta dikotomi negeri-swasta bisa dihilangkan.

“Mari kita mengeratkan tangan. Tidak ada lagi dikotomi negeri-swasta, biar tidak ada lagi gap yang jauh antar sekolah untuk kualitas lulusannya. Mau cara pembelajarannya seperti apa silahkan, yang penting keluarannya baik,” ujarnya pada pembukaan Rapat Kerja Tahunan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) DIY, Kamis (12/12) di Grand Quality Hotel, Sleman.

Aji berharap, sekolah yang sudah lebih maju mau berbagi ilmu dan pengalamannya kepada sekolah yang masih perlu pengembangan. Namun Aji menegaskan, dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan ini, sekolah yang sudah maju tidak diperbolehkan mengurangi kualitasnya.

Terkait akan ada beberapa kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI saat ini, Aji pun meminta agar para kepala sekolah tidak perlu mengeluh. “Kita jalankan saja. Kalau Ujian Nasional (UN) nanti dihapus dan penilaian akhir diserahkan pada sekolah, ya sekolah harus sembada,” imbuhnya.

Aji pun mengatakan sekolah tidak perlu terlalu khawatir jika UN benar-benar dihapus. Karena DIY nantinya dipastikan memiliki konsep tersendiri terkait pengukuran kompetensi akhir para siswa di tiap jenjang pendidikan.

Sementara itu, Ketua MKKS DIY, Widodo S.Pd., M.Pd., mengatakan, MKKS tahun ini telah berusaha melakukan banyak kerja sama dengan berbagai pihak untuk semakin meningkatkan kualitas SMK di DIY. Apalagi di era digital seperti saat ini, semuanya harus serba cepat dan terkoneksi dengan siapapun.

“Karena itulah kami berupaya membuat jejaring seluas-luasnya. Jaringan ini juga nantinya akan membuka peluang bagi lulusan SMK di DIY. Beberapa pihak yang sudah kami ajak kerja sama, ada yang berasal dari Belanda dan India,” ungkapnya.

Widodo pun berharap SMK-SMK di DIY bisa membangun jejaring seluas-luasnya di antara mereka sendiri. Sekolah yang memiliki banyak pengalaman bisa berbagi dengan yang belum berpengalaman. “Saya ingin kita bergerak bersama. Semua SMK perlu direvitalisasi untuk mendorong kemajuan DIY. Kuncinya adalah kita harus saling membantu,” imbuhnya. (Rt)

HUMAS DIY