Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 17740 suara dari 25286 suara
70%
Tidak: 7546 suara dari 25286 suara
30%

IDC-CDI Ajang Promosi Islam Kemanusiaan

24 Januari 2020 - 14:27

Sleman (24/10/2020) jogjaprov.go.id - Untuk pertama kalinya, konferensi Internacional Democrata de Centro-Centrist Democrat International (IDC-CDI) digelar di Yogyakarta. Karena itu, konferensi kali ini dapat menjadi momentum baik untuk memperkenalkan Islam kemanusiaan bagi seluruh perwakilan partai politik beraliran demokrasi anggota IDC-CDI.

Hal ini diungkapkan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri konferensi IDC-CDI di Hotel Hyatt Yogyakarta pada Jumat (24/01). Sri Sultan pun mengungkapkan, pelaksanaan konferensi IDC-CDI di Yogyakarta ini hendaknya disyukuri sebagai upaya turut mengembangkan Islam kemanusiaan, Islam rahmatan lil’alamin di dunia global.

“Dalam pertemuan ini, tepat jika disertai dengan upaya menggali, mengkaji, dan menyebarkan bukti peradaban Islam yang ditetapkan Rasulullah SAW di Madinah, sebagai kota peradaban Islam pertama. Peradaban ini yang kemudian dilanjutkan oleh para wali, serta dilestarikan dan dikembangkan dalam tradisi pesantren yang mendasarkan diri pada semangat ukhuwah Islamiyahukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” paparnya.

Diadakannya konferensi IDC-CDI ini menurut Sri Sultan, menjadi kesempatan bagi Indonesia turut dalam pertemuan para pimpinan senior dan tokoh-tokoh berpengalaman dari berbagai negara. Sri Sultan juga berharap pertemuan ini mampu memberikan masukan penting bagi Indonesia agar mampu menyelesaikan masalah-masalah penting, termasuk persoalan ekonomi.

Dalam pidato kuncinya pada aara tersebut, Wakil Presiden RI, Prof. K.H. Ma’ruf Amin mengatakan, konferensi IDC-CDI 2020 diadakan di Yogyakarta memang sangat tepat karena Yogyakarta dikenal sebagai salah satu kota paling heterogen dan toleran di Indonesia. Ma’rif pun meyakini, kegiatan konferensi ini dapat bermanfaat untuk menjembatani pemahaman terhadap Islam agar lebih proporsional di dunia global.

“Apalagi IDC-CDI memiliki perhatian terhadap perlindungan HAM, dialog lintas agama, dan partisipasi wanita dalam politik serta proses perdamaian. Nilai-nilai yang diusung IDC-CDI ini juga sejalan dengan nilai demokrasi yang dianut dan dilaksanakan di Indonesia,” paparnya.

Selanjutnya, Ma’ruf menuturkan, negara-negara di dunia yang menganut demokrasi juga tengah dihadapkan pada tantangan dan persoalan terkait intoleransi, penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, dan terorisme. Menurutnya, kebebasan berekspresi telah disalahartikan dengan tindakan-tindakan yang bahkan mampu menghancurkan peradaban.

“Untuk itu kita perlu dialog. Esensi dialog ialah saling memahami guna mencapai kesepakatan untuk hidup bersama untuk saling menerima dan menghormati perbedaan,” imbuhnya.

Acara ini dihadiri pula oleh Presiden IDC-CDI, Andres Pastrana Arango dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar selaku tuan rumah konferensi, serta para perwakilan dari 28 partai politik anggota IDC-CDI. (Rt)

HUMAS DIY