Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 17740 suara dari 25286 suara
70%
Tidak: 7546 suara dari 25286 suara
30%

Gubernur DIY Segera Kukuhkan Lurah se-Kulon Progo

24 Januari 2020 - 22:03

Yogyakarta ( 24/01/2020) jogjaprov.go.id – Kulon Prpgo akan memiliki 58 orang lurah dan 29 penjabat lurah pada senin (27/01) mendatang di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta. Total, akan ada sejumlah 87 orang yang akan dilantik mengisi jabatan tertinggi di desa tersebut.

Hal demikian diungkap Kepala Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, H. Maladi, S.H,M.M. pada acara press conference Pelantikan Lurah Kulon Progo, Jumat (24/01) di Ruang Media Center, Baleworo, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Nantinya, para lurah ini akan dilantik oleh Bupati Kulon Progo dan dikukuhkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pelantikan ini terasa istimewa karena Kulon Progo merupakan kabupaten pertama yang menerapkan kelembagaan dengan pelantikan dan pengukuhan Lurah. Perubahan kelembagaan ini tidak akan mempengaruhi administrasi pertanahan dan perubahan nama kalurahan pada KTP. Perubahan kelembagaan ini akan diterapkan secara penuh pada Februari mendatang.

“Adanya pelantikan kembali karena adanya perubahan kelembagaan Kepala Desa menjadi Kalurahan, dan tidak ada penambahan masa jabatan,”

Penyelenggaraan Kalurahan utamanya adalah untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah DIY dan terselenggaranya urusan keistimewaan DIY. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, dan Undang-undang Nomor 13 tentang Keistimewaan DIY. Kalurahan harus mampu mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang baik dan demokratis, ketenteraman dan kesejahteraan masyarakat, dan menjamin kebhinekaan.

Pengaturan kalurahan ini diharapkan dapat mewujudkan kalurahan yang berdikari, berbudaya, rukun, berketahanan, demokratis, maju, dan makmur. “Kalurahan berkewajiban menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi pemerintahan. Selain itu harus mendayagunakan kearifan lokal yang telah mengakar sebagaimana keistimewaan DIY dalam konteks kekinian dan masa depan,” jelas Maladi.

Maladi menjelaskan, lurah bertugas menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan, membina masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan melaksanakan tugas urusan Keistimewaan. Kewenangan keistimewaan meliputi kelembagaan, kebudayaan, pertanahan, dan tata ruang, berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal dan keberpihakan kepada rakyat. (ike)

Humas Pemda DIY