Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 59398 suara dari 75624 suara
79%
Tidak: 16226 suara dari 75624 suara
21%

Gubernur DIY Secara Resmi Buka Festival Video Mapping "Sumonar 2020"

06 Agustus 2020 - 14:37

Yogyakarta (05/08/2020) jogjaprov.go.id - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara resmi membuka Jogja Video Mapping Festival  “Sumonar 2020” pada Rabu (05/08) malam secara virtual melalui laman sumonarfest.com. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2020, festival cahaya ini digelar secara virtual mengingat situasi yang sedang terjadi.

Dalam sambutannya, Ngarsa Dalem memberikan apresiasi atas inisiatif generasi muda untuk terus bergerak dalam kondisi yang serba terbatas akibat pandemi COVID-19. Sri Sultan juga mengungkapkan bahwa festival yang dihelat secara virtual ini akan menjadi sebuah peristiwa budaya dunia yang langka, karena menggantikan berbagai event video mapping internasional yang tahun ini tidak diselenggarakan, sekalipun secara daring.

Ngarsa Dalem menambahkan bahwa, “Festival ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, yang diikuti seniman nasional dan internasional ini, menjadi momentum yang tepat untuk unjuk kerja kreatif seniman Indonesia, agar lebih dikenal karya seni-digitalnya di tingkat dunia,” ujar Sultan.

Selain itu, menurut Sri Sultan, agenda ini memberi ruang bagi para kreator digital untuk bangkit dari keterpurukan dengan menampilkan kreasi-kreasi yang atraktif dan interaktif, selain membuka kesempatan berpromosi ke tingkat dunia. “Saya selalu mengapresiasi dan memberi pengayoman disertai dukungan atas kerja-kerja kreatif, utamanya oleh anakanak muda. Dan, terutama di saat ini, guna membangkitakn semangat inisiatif dan inovatif dalam usaha bersama mengatasi dampak pandemi Covid-19 ini,” jelas Sultan.

Sementara itu, Program Director of Sumonar, Ishari Sahida atau kerap disapa dengan Ari Wulu menuturkan, “ Dalam format penyelenggaran yang baru, Sumonar 2020 mencoba menjawab tantangan-tantangan yang muncul dengan ragam program bervariasi. Festival virtual ini memang persis seperti festival on ground pada umumnya, namun diselenggarakan di sebuah laman situs,” ujarnya.

Di samping itu, melalui laman virtual tersebut, pengunjung bisa berbelanja di bazaar, kemudian menonton salah satu penampil di panggung mantra atau panggung lumina, dan kemudian berpindah menyaksikan karya-karya video mapping dan instalasi cahaya para seniman Sumonar 2020. Ari berharap bahwa pengunjung mendapatkan pengalaman berbeda ketika mereka mengakses laman Sumonar.

Festival ini sendiri akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020 mendatang dan akan menampilkan beragam karya dalam format 360 derajat dengan enam menu pilihan yakni Monument of Hope, Exhibition room, Projection Mapping, Lounge, Artist, serta kategori artist lain yang berpartisipasi. Silakan akses festival ini melalui menu sumonarfest.com atau kunjungi IG/Twitter/FB: Sumonarfest, YouTube: Sumonar. [vin]

HUMAS DIY