Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 59399 suara dari 75625 suara
79%
Tidak: 16226 suara dari 75625 suara
21%

Wagub DIY Rakor Dengan Pejabat Baru DIY

12 Agustus 2020 - 14:07

Yogyakarta (12/08/2020) jogjaprov.go.id. – Kreatifitas tidak boleh mati, tetapi harus ditumbuh-kembangkan. Apalagi di era teknologi seperti ini, sebuah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DIY dalam menjalankan tugas dan fungsinya tidak lepas dari perda, juklak dan juknis dan seharusnya dapat membangun networking dalam kerjanya.

Hal demikian disampaikan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dalam Rapat Koordinasi dengan pejabat baru di lingkungan DIY di ruang rapat Wakil Gubernur DIY, Gedung Pare Anom Komplek Kepatihan Yogyakarta, pada Rabu (12/08).

Kepada para peserta rapat yang notabene pejabat yang baru saja dilantik tersebut, Paku Alam X berpesan bahwa dalam membuat/menyusun program kegiatan OPD yang menjadi ukuran bukan kita, tetapi calon penerima program/manfaat, dalam hal ini masyarakat. Masyarakat perlu diajak bicara, jangan menonjolkan kitanya tetapi  kebutuhan apa yang diinginkan, program apa yang dibutuhkan masyarakat. “Sebab masyarakat yang akan memanfaatkan program kegiatan itu, bukan kita,” jelas Wagub.

Selain itu yang jauh lebih penting menurut Wakil Gubernur DIY, adalah kerja birokrasi itu kolegial lintas OPD. Jadi kita harus rela berbagi dalam menyelesaikan program kegiatan tidak sendirian.

Wagub mencontohkan, “Dinas Pariwisata punya kegiatan pembinaan warung makan di pantai, Dinas Pariwisata akan bicara tentang warung makan dan sebagainya, pasti tidak akan membicarakan sampah, tetapi penanganan sampah yang pas bicara kan BLH, ajak lah BLH dalam program kegiatan itu biar bicara penanganan sampah”.

Networking/jaringan pelayanan Publik  harus ditumbuh kembangkan oleh Kepala OPD yang baru, menurutnya ada dua jaringan, yaitu jaringan internal dengan memanfaatkan Staf Ahli Gubernur, OPD-OPD yang ada di DIY, serta jaringan eksternal dengan mengajak lembaga dan kementerian yang ada di pusat. Undang mereka untuk memadukan program kegiatan antara Pemda DIY dengan lembaga/kementerian dalam rangka mengisi dan memperkuat Keistimewaan DIY di masa mendatang.

Disamping itu kita harus selalu mengekspos keberhasilan pembangunan yang kita raih agar masyarakat luas juga lebih tahu, prestasi apa yang pernah dicapai/diperoleh sehingga juga menjadi motivasi bagi masyarakat yang telah memiliki kearifan lokal/local wisdom.

Mengakhiri arahannya, Wakil Gubernur minta para pejabat baru kiranya bisa menginformasikan keunggulan kearifan lokal DIY, bahkan tidak hanya itu tetapi para pejabat diakhir jabatannya bisa meninggalkan sesuatu warna perubahan positif untuk masa mendatang.

Selanjutnya seusai memimpin Rakor Wakil Gubernur DIY Paku Alam X melalui Jogjaprov.go.id mengharapkan khususnya kepada para kepala-kepala OPD yang baru bagimana bisa membangun networking/jaringan terkait dengan kerja lintas OPD karena ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan oleh OPD sendirian, Harus kerjsama dengan OPD-OPD lainnya  baik yang teknis maupun non teknis. “Sehingga besar harapan kami jadi dipemerintahan ada kerjasama  yang komprehensif sehingga semakin menunjukkan DIY Istimewa,” harapan Paku Alam X.

Turut hadir dalam Rakor tersebut Kepala Bappeda DIY Beni Suharsono, Kepala Paniradyipati Aris Eko Nugroho SP., M.Si, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani, SH, ME.ec Dev, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY Erlina Hidayati Sumardi SIP., M.M., Kepala Dikpora DIY Didik Wardaya SE., Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY Agus Priono.M.Ec, Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih, SH, M.Si, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY Aria Nugrahadi ST, M.Eng, Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Ir. Syam Arjayanti, M.P.A. (krn)

Humas Pemda