Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 60038 suara dari 76391 suara
79%
Tidak: 16353 suara dari 76391 suara
21%

Tingkatkan Daya Beli UMKM Untuk Dongkrak Ekonomi

23 Oktober 2020 - 17:59

Yogyakarta (23/10/2020) jogjaprov.go.id - Ekonomi menjadi salah satu sektor terdampak karena pandemi. Pada tanggal 19 Oktober 2020. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati telah mengumunkan jika Indonesia masuk kedalam resesi, sementara itu pandemi belum usai. Semua sektor telah terkena dampak pandemi walupun memang sudah tidak seperti dulu banyak yang telah bangkit namun tetap belum 100% pulih.

Pendapatan asli daerah DIY menurun pada triwulan pertama, dari penargetan awal sebesar Rp2,1triliun menjadi Rp998miliar. Menurut Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono, “Banyak faktor yang mempengaruh penurunan pendapatan daerah di DIY, namun DIY masih memiliki sektor-sektor yang tumbuh seperti sektor pertanian, sektor komunikasi dan informasi, sarana kesehatan. Diharapkan dari sektor-sektor yang masih tumbuh dapat terus mendongkrak perekonomian DIY hingga penataan berikutnya pada triwulan pertama 2021.”

Proyek-proyek nasional juga dapat mendongkrak perekonomian di DIY, seperti proyek nasional yang sebentar lagi akan berlangsung yaitu proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo. “Harapannya akhir tahun pengantian ganti untung bisa dibayarkan sehingga memunculkan stimulus baru,” ujar Beny saat menjadi narasumber Podcast Ngobrolin Jogja, Jumat (23/10) siang di halaman Kantor Bappeda DIY, Komplek Kepatihan, Yogyakarta. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan mengatakan, “Krisis perekonomian di DIY 2020 masih menunjukan penurunan, namun ada beberapa indikator yang menunjukan bahwa 2021 akan menunjukan kenaikan. Pemulihan sangat bergantung dengan arah Covid, jika kita bisa mengendalikan Covid maka pemulihannya akan semakin cepat.”

Di samping itu, sektor atau industri ekonomi yang mendominasi DIY adalah sektor pariwisata dan sektor pendidikan, sehingga pada saat pandemi Covid-19 ini melanda Indonesia dan terjadi penerapaan lockdown membuat perekonomian DIY menjadi sangat berdampak.

Pada masa adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini, harus terus dilakukan protokol kesehatan yang sangat ketat agar kedua tersebut dapat mulai bangkit dan mampu meningkatkan perekonomian di DIY.  

“Yang tak kalah penting, pemerintah daerah juga turut memperhatikan UMKM DIY agar tetap terus bangkit, meskipun pada masa-masa sekarang ini terjadi penurunan daya beli. Pemerintah daerah turut membantu dan mendukung UMKM DIY, karena UMKM juga turut mendukung perkembangan dalam sektor pariwisata maupun sektor pendidikan,” jelas Hilman.

Adapun tekanan ekonomi yang terjadi saat ini menimbulkan inovasi-inovasi baru di masyarakat. Salah satu contohnya seperti yang dilakukan Ardhi Iswansyah yaitu kurir sepeda yang juga hadir pada kegiatan tersebut. Ardhi melihat peluang yang bagus bermula dari sepeda yang ia miliki, ia berpikir untuk membuat jasa kurir dengan menggunakan sepeda. Inovasi ini mendapat sambutan yang cukup baik dari para UMKM DIY, karena memiliki tarif yang lebih terjangkau. 

Dengan masa pandemi Covid-19 ini, kurir sepeda Ardhi telah mengikuti protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker, membawa penyanitasi tangan, bahkan juga disinfektan yang terbuat dari bahan-bahan yang aman untuk disemprotkan pada barang-barang yang akan diantar. [vin/sa]

HUMAS PEMDA DIY