Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 65840 suara dari 84321 suara
78%
Tidak: 18481 suara dari 84321 suara
22%

Gubernur DIY Minta UNY Optimalkan Vokasi

10 Juni 2021 - 15:32

 

Yogyakarta (10/06/2021) Jogjaprov.go.id – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima kunjungan Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. beserta jajarannya di Gedong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Kamis (10/06). Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., menggantikan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., Rektor UNY sebelumnya.

Gubernur menyambut hangat kedatangan Rektor UNY beserta jajarannya yang bermaksud memperkenalkan diri serta meminta arahan terkait ketugasan di bidang pendidikan yang tidak bisa terpisahkan dari Pemda (DIY).

Pada kesempatan ini, Sri Sultan memberikan arahan terkait fungsi UNY sebagai Perguruan Tinggi untuk tetap meneguhkan komitmen menjaga kinerja. Salah satunya, melalui publikasi atau hasil riset yang dapat dioptimalkan dan dimanfatatkan kemaslahatannya untuk masyarakat, nusa, negara dan bangsa yang menjadi roh utama sebuah Perguruan Tinggi.

Selain itu, Sri Sultan memberikan masukan kepada Rektor UNY untuk mengoptimalkan vokasi. Ia berharap, vokasi mempuyai kualifikasi kompetensi sehingga masyarakat bisa langsung bersinergi menggunakannya.

Adapun menyangkut tahun ajaran baru, Sumaryanto menjelaskan, dalam situasi pandemi covid-19 seperti sekarang, pihak UNY hingga saat ini masih melakukan pembelajaran melalui jarak jauh guna menjaga keselamatan dan kesehatan, sesuai arahan pemerintah dan terus bersinergi dengan kementerian.

Namun demikian, secara internal UNY selalu siap dan mengkondisikan pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan bilamana pemerintah menginstruksikan dimulainya pembelajaran tatap muka. Sedangkan untuk waktu dimulainya tatap muka belum dapat dipastikan.

“Kami sama sekali tidak off, kami ada beberapa kegiatan untuk persiapan apabila nanti ada kebijakan dari pemerintah,” ungkapnya. Hal ini diperkuat dengan  adanya Covid-19 Crisis Center sebagai pusat layanan informasi Covid-19 di UNY.

Dalam menghadapi situasi pembelajaran mahasiswa di tengah pandemi Covid-19 ini, Wakil Rektor 1, Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A., menjelaskan pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa berpedoman pada tiga paradigma yakni, heutagogy, peeragogy, dan cybergogy.

“Sejauh ini kita menggunakan paradigma heutagogy, inilah yang kami utamakan kepada para mahasiswa untuk melakukan tiga paradigma,” jelasnya.

Heutagogy merupakan strategi mendidik siswa yang mendorong mereka untuk memiliki keterampilan mengarahkan diri. Peeragogy yakni lintas interaksi dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen. Sedangkan cybergogy merupakan strategi pendidikan yang mendorong para pembelajar untuk terlibat dalam lingkungan belajar dalam jaringan. 

“Inilah moda pendidikan, pembelajaran perkuliahan yang sesuai dengan Covid-19 karena seperti yang dikatakan Bapak Rektor, keselamatan dan kesehatan lebih diutamakan,” terangnya lagi. (fk)

HUMAS DIY