Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 76078 suara dari 96175 suara
79%
Tidak: 20097 suara dari 96175 suara
21%

DIY Raih 3 Kategori Penghargaan BKN Award 2021

05 Juli 2021 - 13:48

Yogyakarta (05/07/2021) jogjaprov.go.id – Pemda DIY berhasil meraih 3 kategori penghargaan pada BKN Award 2021 yang diselenggerakan oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, Kamis (01/07) lalu di Bali.  Prestasi yang diterima oleh DIY ini meningkat, dari yang tahun lalu hanya memperoleh 1 penghargaan saja, tahun ini berhasil mendapatkan 3 sekaligus.

Kepala BKD DIY Amin Purwani, Senin (05/07) melalui telepon menjelaskan, BKN Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) sebagai Instansi Pengelola Kepegawaian terbaik. Hal itu dinilai dari indeks implementasi norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan unsur  penilaian  Indeks  NSPK  Manajemen  tersebut,  BKN  menetapkan 5 (lima) kategori penilaian BKN Award 2021, yakni; Perencanaan kebutuhan, pelayanan pengadaan, kepangkatan dan pensiun (kategori I); Implementasi SAPK dan  Pemanfaatan CAT (Kategori II); Penilaian kompetensi (Kategori III); Implementasi Penilaian Kinerja (Kategori IV); dan Komitmen pengawasan dan pengendalian (Kategori V).

“Dari 5 kategori, Alhamdulillah kita dapat 3 kategori yaitu Kategori I, Kategori IV dan Kategori V. Memang secara regulasi apa yang menjadi kewajiban telah kita laksanakan secara sistemik, terintegrasi dan implementatif,” ungkap Amin.

Tahun ini menurut Amin adalah tahun ketujuh sejak BKN Award diluncurkan pada tahun 2015. Tujuannya adalah  untuk memacu kinerja K/L/D dalam melaksanakan delapan belas elemen penilaian indeks implemetasi NSPK manajemen ASN. Sejak awal peluncuran BKN Award tahun 2015, DIY telah mendapatkan penghargaan sengan sederet prestasi. Tahun 2015 DIY meraih BKN Awards Tahun 2015, untuk kategori Impelementasi seleksi CPNS berbasis CAT. BKN Award Tahun 2016 DIY mendapatkan penghargaan kategori Impelemtasi CAT untuk Manajemen ASN, dan Layanan Pensiun. 2017 mendapatkan penghargaan Pengelola Kepegawaian Terbaik level Provinsi. Tahun 2019 mendapatkan kategori Komitmen Pengawasan, sedang tahun 2020 mendapatkan penghargaan Kategori I yaitu Perencanaan Kebutuhan, Pelayanan Pengadaan Pegawai, Kepangkatan dan Pensiun.

Amin mengungkapkan, guna meningkatkan prestasi hingga meraih 3 kategori sekaligus ini pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Menurutnya, BKD DIY perlu terus mendapatkan dukungan dari seluruh jajaran OPD di DIY melalui keterbukaan informasi, kolaborasi, kepatuhan, dan berbagai hal yang merupakan instrumen penting bagi keberlangsungan kepegawaian yang lebih baik. “Salah satu upaya kita meningkatkan prestasi hingga berujung penghargaan ini ya salah satunya kita tidak bisa sendirian. Artinya kita memang didukung sistem regulasi pemerintah daerah, seperti keputusan Gubernur DIY yang pelaksanaannya melalui berbagai kolaborasi OPD, dan melibatkan banyak pihak,” jelas Amin.

Segala bentuk kebijakan memang membutuhkan dukungan dari unsur-unsur yang ada di dalamnya. Apalagi menurut Amin, kebijakan sendiri merupakan sesuatu yang bersifat dinamis, yang harus sering disesuaikan kelengkapannya dan memenuhi semua kriteria. Dengan adanya dukungan penuh dari semua pihak terutama Kepala Daerah, maka kebijakna-kebijakan ini diambil dan disesuaikan dengan kondisi.

“Target kita saat ini adalah memperbaiki kinerja kami terlebih dahulu. Memperbaiki sistem agar lebih implementatif. Apabila nantinya tahun depan kami mendapatkan kembali penghargaan menjadi 4 atau 5 kategori sekaligus, harapannya itu adalah buah dari usaha kami memperbaiki dan mengabdikan diri. Dan kita tidak bisa bekerja sendirian,” kata Amin. (uk)

Humas Pemda DIY