Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 76077 suara dari 96174 suara
79%
Tidak: 20097 suara dari 96174 suara
21%

Pemda DIY Telah Sediakan 59 Shelter

06 Juli 2021 - 12:48

Yogyakarta (06/07/2021) jogjaprov.go.id - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah menyediakan 59 shelter yang dapat diakses masyarakat DIY yang ingin melakukan isolasi akibat terjangkit CoViD-19. Shelter-shelter ini tersebar di Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih saat melakukan wawancara secara daring dengan para wartawan pada Selasa (06/07). Endang mengatakan, pengoperasian 59 shelter ini telah dimulai per 1 Juli 2021. Mengenai kapasitas, tiap shelter memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Namun total kapasitas dari 59 shelter tersebut ialah 856 orang.

Shelter-shelter ini memang kami siapkan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan penambahan positif CoViD-19. Namun shelter ini dikhususkan bagi pasien positif CoViD-19 yang tanpa gejala hingga yang bergejala ringan. Artinya, tidak memerlukan alat seperti oksigen dan yang lainnya,” jelasnya.

Endang mengungkapkan, shelter yang disediakan Pemda DIY ini menempati gedung-gedung milik Pemda DIY sendiri yang sedang tidak dipakai, ada pula sekolah, puskesmas, ataupun gedung milik kecamatan atau kelurahan. Shelter dengan kapasitas terbanyak yakni 72 orang, merupakan gedung diklat milik Kementerian Sosial RI yang telah mendapaat izin untuk dipinjam.

“Untuk masuk ke shelter, masyarakat tinggal menghubungi hotline yang ada dan bisa dikontak melalui whatsapp. Dan tentu saja menunjukkan bukti dinyatakan positif baik dengan tes swab PCR atau swab antigen,” imbuhnya.

Endang pun menegaskan, biaya selama di shelter akan ditanggung Pemda DIY. Masyarakat yang melakukan isolasi di shelter akan memperoleh fasilitas makan tiga kali, snack dua kali, berbagai vitamin, mendapat peralatan mandi, serta pendampingan dokter dan tenaga medis selama 14 hari.

“Setiap shelter ada koordinatornya sehingga semua terpantau. Kami juga menyiapkan APD, masker, dan hand sanitizer di setiap shelter. Sampai Senin (05/07) malam pukul 21.00 WIB, shelter yang telah terisi ada 14 dengan total pasien isolasi 211 orang,” katanya.

Endang menjelaskan, Pemda DIY telah menganggarkan sekitar Rp95juta per 50 orang untuk 14 hari. Terkait masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di rumah, pembiayaan telah ditanggung oleh kabupaten/kota masing-masing.

Selain 59 shelter yang disediakan Pemda DIY, terdapat pula shelter yang disediakan oleh kabupaten/kota, perguruan tinggi, dan pihak perhotelan. Total keseluruhan shelter bagi masyarakat yang positif CoViD-19 di DIY, ada 77 shelter.

Mengenai kontak shelter, dapat dilihat di https://www.instagram.com/p/CQ2VAeDLRjy/?utm_source=ig_web_copy_link

Untuk antuan Sosial Tunai (BST), Endang mengatakan, Kementerian Sosial RI tengah mengusulkan perpanjangan BST. Namun saat ini masih dalam tahap revisi anggaran untuk bisa dialihkan menjadi anggaran BST. Sementara, terkait dengan PPKM Darurat ini, besaran BST yang akan diberikan masih sama dengan yang sebelumnya, yakni Rp300.000 perorang perbulan.

“BST merupakan bantuan yang diberikan khusus untuk kondisi pandemi. Untuk BST PPKM Darurat ini, akan diberikan Juli 2021 ini, tapi penganggarannya untuk bulan Mei dan Juni 2021. Meski baru berproses, tapi sudah dipastikan akan diserahkan bulan Juli ini,” paparnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial DIY, penerima BST di DIY berjumlah 121.778 orang. Kategori penerima BST sendiri ialah bukan penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial sembako. Anggaran BST sendiri seluruhnya berasal dari APBN.

“BST Januari sampai April 2021 sudah 100% kami salurkan. Kini kami tinggal menunggu untuk pencairan Mei dan Juni di Juli 2021 ini,” imbuhnya. (Rt)

HUMAS DIY