Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 75302 suara dari 95209 suara
79%
Tidak: 19907 suara dari 95209 suara
21%

DIY Percepat Persertifikatan Aset Tanah

17 September 2021 - 16:56

Yogyakarta (17/09/2021) jogjaprov.go.idSekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji menghadiri Rapat Koordinasi Persertifikatan Aset Tanah Pemda pada Jum’at (17/09) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Rapat tersebut diselenggarakan secara daring dan luring serta dihadiri Kepala-kepala OPD terkait.

Sekda DIY menyatakan akan segera membentuk tim untuk menangani proses persertifikatan aset tanah yang dimiliki oleh Pemda DIY. Persertifikatan tanah tersebut akan dilakukan bagi tanah JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan) yang ditujukan untuk meningkatkan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir selatan.

Proses persertifikatan tanah dilakukan setelah proses pengadaan tanah selesai, ditandai dengan dilaksanakannya tahap penyerahan hasil berupa berita acara pelepasan hak atas tanah dan dokumen pengadaan tanah dari Kanwil BPN (Badan Pertanahan Nasional) kepada Dinas PUP-ESDM (Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral). Pemberkasan selanjutnya dilaksanakan oleh Dinas PUP-ESDM, lalu dilanjutkan oleh Kantor Pertanahan. Selanjutnya dilakukan proses ukur gabung untuk kemudian dilanjutkan permohonan SK hak dan pendaftaran hak.

Menurut Aji, hingga saat ini progres persertifikatan tanah JJLS telah berjalan di Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Luas tanah di Kulon Progo yang perlu dilakukan proses persertifikatan yaitu sebesar 296.284 m2 dengan 70 bidang. Sebanyak 51% atau 36 bidang telah terbit sertifikatnya. Kabupaten Bantul dengan luas tanah 244.133 m2 terdiri dari 89 bidang, telah terbit sertifikatnya sebesar 64% atau 57 bidang. Sementara itu, Gunungkidul dengan luas 2.388.639 m2 terdiri dari 396 bidang, telah terbit sertifikatnya sebanyak 161 bidang atau 41%.

Sementara itu, untuk jalan provinsi di Gunungkidul, dari luas tanah 2.347.336 m2, sebesar 2.123.223 m2 telah bersertifikat dengan jumlah 186 sertifikat. Di Kabupaten Bantul, jalan provinsi yang sudah dibebaskan yaitu seluas 1.451.529 m2 dan yang telah bersertifikat yaitu sebesar 1.450.044 m2 atau sebanyak 530 sertifikat. Sedangkan untuk wilayah Kulon Progo, total luas tanah yang perlu dibebaskan yaitu 1.857.346 m2. Tanah yang sudah bersertifikat yaitu seluas 1.642.249m2 dengan 427 sertifikat. Dengan pembentukan tim tersebut, diharapkan progres persertifikatan tanah dapat segera diselesaikan. (sf)

Humas Pemda DIY