Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 75302 suara dari 95209 suara
79%
Tidak: 19907 suara dari 95209 suara
21%

Gubernur DIY Tandatangani Dua Naskah Perencanaan Persetujuan Bersama

18 September 2021 - 05:41

Yogyakarta (17/09/2021) jogjaprov.go.idGubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri Rapat Paripurna ke-27 masa persidangan ke-3 DPRD DIY pada Jum’at malam (17/09) di Gedung DPRD DIY, Yogyakarta. Turut mendampingi yaitu Wakil Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY, dan Kepala-kepala OPD terkait.

Bersama dengan Ketua DPRD DIY Nuryadi, Sri Sultan menandatangani naskah perencanaan persetujuan bersama antara Pemda DIY dengan DPRD DIY. Penandatanganan tersebut terdiri atas Perubahan Keputusan DPRD No. 50/K/DPRD/2021 tentang Program Pembentukan Perda/Perdais tahun 2021 dalam Bahan Acara No. 27 tahun 2021 dan Perubahan Keputusan DPRD DIY No. 51/K/DPRD/2020 tentang Rencana Kerja DPRD DIY tahun 2021 dalam Bahan Acara No. 28 tahun 2021. Dalam rapat tersebut juga dilakukan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DIY Tahun Anggaran 2021 dalam Bahan Acara No. 26 tahun 2021.

Sri Sultan menyatakan bahwa perubahan terhadap Perda di tahun 2021 merupakan bagian dari proses yang strategis dalam menentukan produk-produk hukum daerah apa saja yang akan dibahas dan ditetapkan pada periode akhir tahun 2021. Perkembangan situasi saat ini mengakibatkan adanya dua Raperda inisiatif pemerintah daerah yang harus ditarik kembali sekaligus terdapat dua Raperda yang ditambahkan dalam target pembahasan tahun ini, sehingga target pembahasan dalam tahun 2021 menjadi 8 Raperda.

“Raperda tersebut bagi Pemda DIY akan menjadi payung hukum dalam mengambil kebijakan strategis dalam rangka pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat DIY. Terlebih pada situasi pandemi Covid-19 yang masih kita alami sampai saat ini, mengharuskan kita untuk memprioritaskan penanganan kesehatan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” terang Sri Sultan.

Terkait dengan Rancangan Perubahan APBD DIY Tahun Anggaran 2021, selanjutnya akan dilakukan perubahan dan koreksi sesuai dengan penyesuaian dan perubahan yang telah disampaikan. Setelah perubahan dan koreksi selesai, maka dapat segera disampaikan pada Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan pengesahan.

Dalam rapat tersebut, Sri Sultan juga menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD DIY. Pemandangan umum yang bersifat saran akan segera diindaklanjuti dan menjadi masukan bagi pembahasan RAPBD tahun anggaran 2022. Selanjutnya, Sri Sultan menyebutkan bahwa Pemda DIY akan terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan hingga mencapai range target 12,68%-11%. Dengan pemulihan ekonomi diharapkan dapat memberikan penekanan yang cukup masif dalam upaya pengentasan kemiskinan di DIY. Pertumbuhan ekonomi di DIY menunjukkan angka yang positif dengan triwulan pertama tahun 2021 tumbuh 5,8% dan triwulan 2 tahun 2021 tumbuh 11,81% dibanding tahun sebelumnya.

“Saya berharap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat kita jalankan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin besar bagi masyarakat,” tutup Sri Sultan. (sf)

Humas Pemda DIY