Berita Terkait


Polling

Apakah website ini membantu?

Apakah website ini membantu?

Ya: 75714 suara dari 95710 suara
79%
Tidak: 19996 suara dari 95710 suara
21%

Angka Kelahiran Total DIY di Bawah Nasional

06 September 2018 - 00:00

Yogyakarta (6/9/2018) jogjaprov.go.id -- Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, 2012 dan 2017 menunjukkan angka kelahiran total di DIY mengalami peningkatan dari  1,8% menjadi 2,01% dan meningkat lagi ke angka 2,02%.  Namun demikian angka tersebut masih di bawah angka nasional yang mencapai 2,4%.

Demikian salah satu hal yang disampaikan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X pada acara Telaah Pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Semester 1 Tahun 2018 DIY dengan tema Menyikapi Turunnya CPR Modern di DIY di Hall Borobudur, Hotel Grand Inna Maliboro, Kamis (6/8).

“Atas nama Pemda DIY saya mewakili Bapak Gubernur mengucapkan terima kasih atas kehadiran Saudara sekalian dalam mendukung keberhasilan program kependudukan Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga di DIY ini.  Pertemuan ini sangat penting, tidak hanya bagi BKKBN tetapi juga pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan terkait kependudukan dan Keluarga Berencana dalam merencanakan pembangunan,” papar Wagub DIY ketika membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Hasil survei juga menunjukkan penggunaan alat kontrasepsi modern mengalami penurunan dari 59,6% pada SDKI tahun 2012 menjadi 57,8% pada SDKI tahun 2017.

“Gambaran tersebut tidak serta-merta menunjukkan melemahnya program KB di DIY, namun perlu dibarengi dengan upaya agar capaian program KKBPK dapat ditingkatan,'' kata Wagub DIY.

Kepala Perwakilan BKKBN DIY Drs Bambang Marsudi MM mengutarakan harapan agar tahun 2018 Indonesia dapat menurunkan angka laju pertumbuhan penduduk menjadi 1,23% (dari 2,4% pada tahun 2017). ''Penggunaan kontrasepsi harus tetap tinggi agar rencana BKKBN pusat untuk menahan laju pertumbuhan penduduk dapat berjalan sesuai strategi,'' katanya.

Acara diikuti 290 peserta. Tampak hadir beberapa instansi pemerintah terutama yang terkait dengan KB dan pembangunan keluarga dan kependudukan.  Dilakukan pula penandatanganan naskah kesepahaman dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba iklan layanan masyarakat (ILM) Kampung KB yang diadakan BKKBN. (*/la)

HUMAS DIY