Community Tb HIV Care Aisiyah Audiensi ke Wagub DIY

Tanggal Rilis :
Senin, 04 September 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
wijang
Lokasi :
Gedhong Pare Anom Kepatihan Yogyakarta

 YOGYAKARTA (04/09/2017) Jogjaprov.go.id –  Community Tb HIV care Aisiyah DIY bersilahturahim dengan Wagub DIY, dan diterima  di Gedhong Pare Anom, Komplek Kepatihan Yogyakarta hari senin (04/09), dalam pertemuan tersebut  membahas tentang progress yang dilakukan Community Tb HIV Care Aisiyah DIY dalam penanggulangan Tb HIV AIDS di Daerah Istimewa Yogyakarta.    

Dalam pelaksanaan penanggulangan Tb HIV dan AIDS  Aisiyah DIY menggandeng beberapa CSO dan NGO terutama dalam menanggulangi mengenai HIV AIDS, seperti dari Victory plus Bapak Samuel, Jabeti (Jaringan Peduli TB), Pimpinan Muhammadiyah DIY dan beberapa rekan lainya yang bergabung.   Harapan dari kolaborasi ini tidak hanya diprogram saja, tetapi ada komitmen bersama antara  pemerintah daerah dengan Community Tb care Aisiyah   untuk penanggulangan Tb HIV dan AIDS, baik dari sisi regulasi maupun penganggaran.

Untuk kegiatan penanggulangan Tb HIV dan AIDS, Wakil Gubernur DIY, mendukung penuh terhadap apa yang dilakukan Aisiyah DIY ini,  bahkan beliau siap untuk menjadi icon Tb di Daerah Istimewa Yogyakarta. Beliau juga berpesan untuk bagaimana  memulai dari pemberdayaan keluarga terlebih dahulu.

Slamet Suharto sebagai coordinator program Community Tb HIV Care Aisiyah DIY mengungkapkan harapan bahwa “segala stakeholder yang terlibat dapat berkomitmen bersama sama untuk menanggulangi  penyakit  Tb  HIV dan AIDS, karena kasus penyakit tersebut  di Jogja cukup tinggi”. ( ro/ng)

HUMAS DIY   

 

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN