DPRD Komisi C Riau Kunker ke PEMDA DIY

Tanggal Rilis :
Jumat, 11 Agustus 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
ihan
Lokasi :
indhese

   

YOGYAKARTA (11/08/2017) Jogjaprov.go.id – Bertempat di Gedung Indsche, pagi tadi, Jumat (11/08) DPRD Komisi C Riau melakuan kunjungan kerja ke Pemda DIY terkait Tata Cara Kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pada kesempatan kali ini Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta di wakili oleh Ir. Sugeng Purwanto, M.MA Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY.

Kunker  DPRD Komisi C Riau ini pimpin oleh Ir. H. M. Arfah, M.Si dan rombongan yang berjumlah 7 orang. Selain dalam rangka Silaturahim, Beliau juga menyampakan tujuannya Kunker ini adalah ingin belajar dan berdiskusi tentang Tata Cara Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah, yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta Tentunya.

Ir. Sugeng Purwanto, MMA menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan DPRD Komisi C Riau untuk memilih Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka Kunker dan menyampaikan terkait dengan fiscal capacity baik pemerintah pusat maupun daerah yang lambat laun semakin berkurang dalam kemampuan fiscalnya. DAU (Dana Alokasi Umum) untuk daerah oleh pusat akan dibayarkan jika ada saja, terkait dengn itu artinya, Pemda harus mulai berfikir tentang bagaimana optimalisasi sumber-sumber pendapatan atau pembiayaan daerah itu adalah sesuatu yang sangat penting.

DIY cukup mersa berbangga terkait human development index rangking 2 nasional, usia harapan hidup tertinggi, pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir bisa berada diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi Nasional, perencanaan sudah tiga kali juara Nasional dan wajar Tanpa Pengecuwalian (WTP)status itu sudah dikantongi selama 7 tahun.

Ir. Sugeng Purwato, MMA juga menyampaikan beberapa masalah yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu permasalahan kemiskinan, terboros Nasional, pengangguran juga masih menyisakan PR, dan saat ini prihatin tentang ketimpangan wilayah.(ac)

HUMAS DIY

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN