PEMBUKAAN MTQ APARATUR SIPIL NEGARA TINGKAT DIY

Tanggal Rilis :
Senin, 13 November 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Rudi
Lokasi :
Kantor Badan Kepegawaian Daerah DIY Pingit Yogyakarta

 

 

 

YOGYAKARTA. (13/11/2017) Jogjaprov.go.id Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Pemerintah Daerah DIY resmi dibuka oleh Ir.Gatot Saptadi selaku Sekretaris Daerah DIY di  Halaman Aula Arsip BKD DIY, pada senin 13 November 2017.  

 Kepala BKD DIY R.Agus Supriyanto menyampaikan, dilaksanakan kegiatan MTQ untuk mendorong, terwujudnya ASN yang mampu bekerja sesuai dengan tupoksi. Dan MTQ diadakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap isi dan makna Al qur’an, meningkatkan seni baca Al qur’an, meng-implementasikan Al qur’an dalam kehidupan sehari-hari, dan mempererat silaturahim antara anggota Aparatur Sipil Negara.    

Sekretaris daerah Ir.Gatot Saptadi dalam sambutannya, menyampaikan, Musabaqoh Tilawatil Qur’an merupakan media dakwah dan siar keagamaan yang efektif secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah. Bagi pemerintah DIY, MTQ antar ASN di lingkungan DIY memiliki makna tersendiri sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan diantara Aparatur Sipil Negara. Dan kegiatan MTQ ini dapat menjadi forum silaturahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat persaudaraan dan ikatan kebersamaan sesama aparatur sipil negara, di lingkungan DIY.             

Musabaqoh Tilawatil Qur’an akan dilaksanakan pada tanggal 13 sd 23 November 2017, dengan kategori 4 cabang perlombaan al qur-an, dan  diikuti oleh 127 peserta tingkat DIY.  

 

Kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an ini dihadiri oleh Lembaga pengembangan dilawatil Qur’an,DIY dan Pejabat Lingkungan DIY (Feb)  

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN