Pencanangan Kawasan Pedestrian Malioboro Tahap II & Underground Toilet

Tanggal Rilis :
Rabu, 10 Januari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
alh
Lokasi :
Kawasan Pedestrian Malioboro

Yogyakarta (09/01/2018) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY, Sultan HB X meminta semua pihak untuk turut serta dalam merawat dan menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas yang sudah disediakan Pemerintah Daerah. Demikian dikatakannya saat pencanangan pemanfaatan pedestrian Malioboro tahap II yang dimulai dari Malioboro, Pasar Beringharjo sampai titik Nol Km dan toilet underground di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia siang tadi, Selasa (09/01).

Sultan juga meminta Pemerintah Kota Yogyakarta untuk turut membantu sosialisasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan para pemilik toko di sisi Barat jalan Malioboro agar bersama-sama menyukseskan program revitalisasi Malioboro tahap berikutnya.

Sementara itu PLt. Kepala Dinas PU, Perumahan dan ESDM DIY, M Mansur, ST, MSi dalam kesempatan yang sama melaporkan bahwa,  pembangunan pedestrian tahap II yang dimulai tahun 2016 tersebut menghabiskan dana 17, 3 Milyar Rupiah dalam waktu 8 bulan yang dimulai dari Bulan Maret  hingga November untuk paket pertama pedestrian di kawasan Malioboro.

Sedangkan paket ke dua berupa toilet bawah tanah yang dibangun dalam waktu 10 bulan, mulai Maret hingga Desember 2017 kemarin, menghabiskan dana 5,8 Milyar Rupiah. Di dalamnya terdapat 12 kamar mandi untuk putri dan 6 kamar  mandi untuk putra. Fasilitas tersebut juga dilengkapi dengan 1 ruangan untuk laktasi dan untuk kepentingan difable.

Ditambahkannya pula bahwa, untuk tahun 2018 ini akan diselesaikan kawasan pedestrian sebelah barat yang dimulai dari rel kereta api sampai dengan Ngejaman, termasuk di dalamnya pembangunan ex gedung Bioskop Indra.

Dalam  acara pencanangan tersebut Walikota Yogyakarta, Haryadi berkomitmen untuk siap menjaga bersama agar fasilitas tersebut tetap baik dan terpelihara.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD DIY, jajaran Forkorpimda DIY, Kepala Perwakilan BPK DIY, Dirut BPD DIY, Sekda DIY serta MUSPIDA Kota Yogyakarta.

HUMAS DIY   

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN