Pengukuhan Pengurus DPD dan DPC Perpadi DIY

Tanggal Rilis :
Selasa, 14 November 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Lokasi :
Ruang Wijayakusuma Kantor Dinas Pertanian DIY

 

YOGYAKARTA. (14/11/2017)- jogjaprov.go.id- Pengukuhan Pengurus DPD dan DPC Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI), diselenggarakan di Ruang Wijayakusuma Dinas Pertanian DIY, pada hari Selasa 14 November.

Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kepala Dinas Pertanian DIY menyampaikan, dengan kepengurusan yang baru ini PERPADI DIY dapat semakin solit dan maju. Sebagai upaya bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan, sekaligus untuk penjaga stok beras yang ada di DIY. Dengan ditanamkan nilai dagang yang jujur, dan selalu menjaga kualitas beras. diharapkan organisasi PERPADI dapat  menciptakan situasi kondusif, terutama bagi petani dalam meningkatkan usaha tani padi pada saat proses penyaluran hasil produksi, sehingga akan mampu meningkatkan produksi maupun kualitas dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dalam laporan dari ketua panitia, menyampaikan dengan pelantikan pengurus yang baru ini, diharapkan bisa membantu anggota dalam mensejahterakan, mensosialisasikan dan mengedukasi aturan – aturan atau legalitas, dalam Pementan dan Permendag nomer 57, mengenai Harga Eceran Tertinggi Beras..

Pengukuhan pengurus DPD dan DPC PERPADI DIY resmi di kukuhkan Oleh  Ir. Soertarto  Alimoesa, MM.

Acara yang dihadiri oleh 150 peserta juga membuka Forum Diskusi Panel dengan  Narasumber dari Satgas Pangan Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, serta Kepala Bulog DIY.Tentang Kebijakan dan Peraturan Perundangan untuk Beras.(put)

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN