Telaah Program Kependudukan, KB dan KKBPK DIY

Tanggal Rilis :
Rabu, 13 September 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
nier
Lokasi :

Yogyakarta (13/09/2017) jogjaprov.go.id Keikutsertaan dalam program KB seyogyanya dimaknai sebagai upaya bersama untuk mengatasi permasalahan pembangunan. Dengan jumlah ideal 2 anak, memudahkan orang tua dalam merencanakan masa depan bangsa. Demikian dikemukakan Sekretaris Daerah DIY, Ir. Gatot Saptadi mewakili Gubernur DIY pada Telaah Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Hotel Inna Garuda, Rabu (13/09).

Dikatakannya lebih lanjut, strategi yang dapat ditempuh untuk menjaga norma 2 anak cukup tetap langgeng di masyarakat antara lain dengan meningkatkan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada pasangan usia subur muda dan pasangan usia subur unmetneed yang telah berusia lebih dari 35 tahun dengan jumlah anak dua atau lebih. Hal ini perlunya dukungan semua pihak dan seluruh komponen terkait, seperti penyuluh KKBPK, institusi masyarakat perdesaan, mitra kerja dan lintas sektor terkait.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Drs. Bambang Marsudi, MM dalam laporannya antara lain menyampaikan bahwa, BKKBN merupakan salah satu lembaga yang mendapat mandat  untuk turut serta mendukung Nawacita yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, yaitu yang ke 3, 5 dan 8.

Dalam Nawacita yang ke 3 yaitu pembangunan dalam rangka negara Kesatuan RI. Yang ke 5 dalam rangkan pembangunan manusia Indonesia melalui berbagai bidang pendidikan, pembangunan keluarga sehingga melalui BKKBN diharapkan dapat mendukung program tersebut. Sedangkan Nawacita ke 8 adalah mengenai pembangunan karakter bangsa melalui program pembangunan keluarga.  Dengan demikian diharapkan seluruh anak bangsa bisa membangun dirinya, sehingga karakter-karakter anak bangsa bisa terbangun melalui keluarga-keluarga di Indonesia.

Sebagai rencana Strategis BKKBN,  Bambang mengemukakan harapannya agar dapat terwujud menurunnya laju pertumbuhan penduduk, meningkatnya penggunaan alat kontrasepsi, menurunnya persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need), dan menurunnya angka kelahiran pada remaja usia 15-19 tahun (ASFR 15 – 19 tahun) per 1000 WUS serta menurunnya kehamilan yang tidak diinginkan pada WUS

Dalam kesempatan itu juga diselenggarakan panel dengan menghadirkan empat pembicara yaitu: Dra. Rohdiana Sumiarti dari BKKBN yang mengetengahkan “Kebijakan dan Strategi Pelayanan KB di Era JKN”; drg. Siwi dari Dinas Kesehatan menyampaikan tentang Implementasi Pelayanan KB di Era JKN. Selain itu, Nunik Endang Sunarsih, SST, SH, MSc dari IBI mengetengahkan “Peran IBI dalam Pelayanan KB era JKN”  dan dr. Nuraini dari DP3AP2KB Kabupaten Sleman mengenai “Strategi Percepatan Capaian Program”.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman bersama antara BKKBN dengan Universitas Ahmad Dahlan dan STPMD (Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa) APMD Yogyakarta disaksikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Ir. Gatot Saptadi.  Keepahaman bersama tersebut merupakan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain sesuai fungsi dan ketugasan masing-masing.

Kegiatan Telaah Program Kependudukan ini diikuti oleh 240 peserta dari unsur Forkorpimda DIY, dinas instansi terkait, OPD Kabupaten/Kota se DIY, Mitra Kerja serta para PLKB.

Tema yang diusung dalam acara tersebut adalah “Percepatan Capaian Program KKBPK di DIY Bersama Mitra”.

Humas DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN